KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Tawuran dua kelompok remaja pecah di Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026). Seorang remaja mengalami luka bacokan serius hingga kritis setelah celurit menancap di bagian punggungnya.
Korban langsung dievakuasi warga ke Rumah Sakit Hastien untuk mendapatkan penanganan medis.
Ps Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Muh. Asim, membenarkan peristiwa tersebut merupakan tawuran antara dua kelompok remaja. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
“Kami memastikan kasus ini merupakan tawuran dua kelompok remaja. Saat ini kami masih melakukan pengembangan,” kata Asim, Senin (2/11/2026).
Berdasarkan keterangan warga, aksi tawuran tersebut berlangsung dua kali sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi. Puluhan remaja diduga terlibat dengan membawa berbagai jenis senjata tajam.
Salah seorang saksi mata, Ujang, mengatakan suasana desa mendadak mencekam ketika puluhan remaja memasuki jalan desa sambil membawa senjata tajam. Kedatangan kelompok lain kemudian memicu bentrokan.
“Mereka bentrok di dalam gang sampai keluar ke jalan besar. Aksi tawuran terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi dan berlangsung dua kali,” ujar Ujang.
Dalam bentrokan itu, seorang remaja mengalami sejumlah luka bacokan hingga terjatuh. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.
“Korban terkena bacokan berkali-kali di tubuhnya sampai roboh. Warga langsung membawa korban ke rumah sakit,” ungkapnya.
Ujang menambahkan, warga sempat berusaha melerai bentrokan. Namun, upaya tersebut justru mendapat perlawanan dari para remaja yang terlibat tawuran.
Bahkan, sejumlah warga dilempari batu saat mencoba menghentikan aksi kekerasan tersebut.
Hingga Senin (2/11/2026), polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap, mengidentifikasi kelompok yang terlibat, serta menelusuri para pelaku tawuran.
Polisi juga terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang menyebabkan seorang remaja mengalami luka serius itu.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
