JAKARTA, iNEWSKarawang.id – Kementerian Pertanian (Kementan) berencana mendatangkan 100.000 ekor sapi pada 2027 sebagai langkah awal mempercepat pencapaian swasembada susu nasional. Pemerintah menargetkan jumlah pengadaan sapi meningkat hingga satu juta ekor pada 2029.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Saleh Mustafa mengatakan, rencana pengadaan tersebut masih dalam tahap penyusunan konsep di lingkungan Kementan. Namun, program itu merupakan bagian dari arahan Presiden untuk meningkatkan populasi sapi perah di Indonesia.
“Kalau 2027 insya Allah, ini masih konsep dari Kementerian Pertanian, tetapi juga perintah dari Bapak Presiden. Kita mungkin akan impor sapi dulu, 100.000 ekor pada 2027. Target satu juta mungkin pada 2029,” ujar Saleh, dikutip Minggu (1/11/2026).
Menurut Saleh, sapi yang akan didatangkan berasal dari sejumlah negara, di antaranya Australia, Brasil, dan Meksiko. Pengadaan dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan penambahan populasi sapi perah nasional.
Selain menyiapkan pengadaan sapi, pemerintah juga memetakan kesiapan infrastruktur dan kemampuan peternak di daerah. Langkah ini diperlukan agar penambahan populasi sapi diikuti kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia dalam pengelolaan peternakan.
Saleh mencontohkan, Magelang, Jawa Tengah, menjadi salah satu daerah yang telah dikunjungi untuk melihat kesiapan peternak sapi perah. Pemerintah mulai memberikan pembinaan agar peternak mampu mengelola sapi yang nantinya didatangkan.
“Saya kemarin kebetulan sudah ke Magelang. Saya melihat infrastruktur yang ada di peternak Magelang, khususnya peternak susu. Mereka sudah mulai kita lakukan pembinaan untuk siap-siap, sehingga begitu datang sapinya, secara mekanis itu bisa kita lakukan,” katanya.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap peningkatan populasi sapi perah dapat mendorong produksi susu dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.
Kementan menargetkan pengadaan hingga satu juta ekor sapi pada 2029 menjadi salah satu langkah untuk mempercepat terwujudnya swasembada susu nasional.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
