get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

Momentum HUT RI ke-81 Jadi Ajang Refleksi, Anggota DPRD Karawang Soroti Persoalan Pendidikan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:49 WIB
header img
Didin Sirojudin, Anggota Komisi IV DPRD Karawang. Foto : Istimewa

“Jangan hanya melihat angka di atas kertas. Kita harus tahu siapa anaknya, di mana mereka tinggal, kenapa tidak sekolah dan apa yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Apresiasi Modul Pembelajaran Gratis

Di tengah berbagai persoalan tersebut, Didin juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati Karawang Aep Syaepuloh yang menghadirkan modul pembelajaran gratis bagi peserta didik.

Menurut Didin, penyediaan modul pembelajaran gratis merupakan langkah positif untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendukung proses belajar siswa.

“Kita tentu mengapresiasi langkah Pak Bupati Aep Syaepuloh yang memberikan modul pembelajaran secara gratis. Ini merupakan kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh siswa dan orang tua,” kata Didin.

Ia berharap program tersebut dapat terus diperkuat dan disertai evaluasi agar distribusinya benar-benar merata, terutama bagi siswa dan sekolah yang membutuhkan.

“Modul gratis ini bagus, karena bisa membantu orang tua. Tetapi yang paling penting adalah memastikan distribusinya tepat sasaran dan kualitas materinya juga terus diperbaiki sesuai kebutuhan pembelajaran,” ujarnya.

Didin menilai kebijakan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses terhadap sumber belajar.

“Jangan sampai ada anak yang tertinggal hanya karena tidak mampu membeli bahan belajar. Kebijakan seperti ini harus terus didorong selama memang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Waktunya Berbenah

Didin juga menyoroti pentingnya evaluasi regulasi dan kebijakan pendidikan di daerah. Ia menilai pemerintah daerah bersama DPRD perlu memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab persoalan masyarakat.

“Regulasi dan kebijakan pendidikan harus terus dievaluasi. Jangan sampai kebijakan yang dibuat tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” kata Didin.

Menurutnya, perhatian tersebut harus mencakup kesejahteraan guru honorer swasta, pemerataan sekolah, pembangunan dan perbaikan infrastruktur, mekanisme penyaluran bantuan pendidikan hingga penyediaan bahan pembelajaran.

“Kalau kita ingin menyiapkan generasi masa depan dan bicara Indonesia Emas, pendidikan tidak boleh dikesampingkan. Pendidikan harus menjadi investasi utama,” ujarnya.

Ia berharap momentum HUT RI ke-81 dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga berarti memastikan setiap anak mendapatkan hak untuk memperoleh pendidikan.

“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dengan memastikan tidak ada anak Karawang yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena persoalan biaya, akses, fasilitas maupun kebijakan yang belum tepat,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut