Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Lewat Sekolah Iklim, BMKG Dorong Petani Karawang Gunakan Informasi Cuaca untuk Tingkatkan Produksi

Rabu, 30 September 2026 | 10:44 WIB
  • author Gelar Maulana Media
Lewat Sekolah Iklim, BMKG Dorong Petani Karawang Gunakan Informasi Cuaca untuk Tingkatkan Produksi
BMKG mendorong petani Karawang memanfaatkan informasi cuaca dan iklim untuk menentukan kegiatan pertanian serta meningkatkan produksi.

 

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Iklim Tematik 2026 bagi kelompok tani dan penyuluh pertanian di Kabupaten Karawang.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor UPTD Pertanian Karawang Timur, Selasa (29/9/2026). Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman petani dan penyuluh dalam memanfaatkan informasi serta prakiraan iklim untuk mendukung kegiatan pertanian.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengatakan, Sekolah Lapang Iklim digelar dengan tema dan sasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

“Sekolah Lapang Iklim ini digelar secara tematik. Kemarin sudah digelar di Bekasi untuk para nelayan, dan hari ini digelar di Karawang untuk kelompok tani dan penyuluh pertanian,” kata Huda.

Menurutnya, informasi cuaca dan iklim dari BMKG dapat membantu petani menentukan langkah dalam menjalankan aktivitas pertanian, termasuk melakukan perencanaan dan mengantisipasi perubahan kondisi cuaca.

“Kita ingin semua informasi yang disediakan BMKG bisa diakses dengan baik oleh para petani, terutama untuk mendukung kebutuhan terkait prakiraan cuaca,” ujarnya.

Huda menilai pemahaman terhadap informasi iklim penting agar petani dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi cuaca dan iklim yang dihadapi.

“Ini penting sekali agar petani bisa memprediksi dan mengantisipasi apa yang harus dilakukan. Dengan begitu, insyaallah bisa meningkatkan produksi,” katanya.

Ia berharap 50 peserta yang mengikuti Sekolah Lapang Iklim tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk kelompok masing-masing, tetapi juga membagikannya kepada petani lainnya.

“Harapannya, peserta yang 50 orang ini bisa menjadi duta BMKG untuk menyampaikan hasil sekolah lapang ini kepada para petani atau kelompok tani lainnya,” tutur Huda.

Sementara itu, Direktur Layanan Iklim BMKG Marzuki mengatakan, edukasi mengenai informasi iklim perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang belum mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan informasi iklim.

“Kegiatan seperti ini harapannya bisa digelar setiap tahun. Di daerah-daerah lain yang belum mendapatkan pemahaman iklim, para petani juga bisa mendapatkan informasi terkait iklim,” kata Marzuki.

Ia menambahkan, petani juga dapat memanfaatkan informasi iklim melalui aplikasi Si Katam untuk membantu menentukan kegiatan pertanian.

“Para petani juga bisa mendapatkan informasi terkait iklim di aplikasi Si Katam,” ujarnya.

Melalui Sekolah Lapang Iklim Tematik 2026, BMKG berharap petani dan penyuluh semakin mampu memanfaatkan informasi iklim sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu dan kegiatan pertanian.

 

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut