KARAWANG, iNEWSKarawang.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai perlu menjadi ruang refleksi bagi pemerintah untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Didin Sirojudin, menilai pendidikan harus kembali ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan.
Sebab, kata Didin, pendidikan saat ini masih menghadapi banyak persoalan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah, mulai dari kesejahteraan guru, pemerataan akses pendidikan, infrastruktur sekolah hingga penyaluran bantuan pendidikan.
“Peringatan kemerdekaan jangan hanya menjadi seremoni. Ini harus menjadi momentum bagi kita untuk melakukan refleksi dan berbenah, terutama dalam kebijakan pendidikan,” kata Didin, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menyiapkan generasi penerus. Karena itu, kebijakan pendidikan harus mampu menjawab persoalan yang terjadi di lapangan, bukan hanya mengejar capaian administratif.
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Jangan sampai kita menuntut kualitas pendidikan meningkat, tetapi kesejahteraan gurunya, khususnya guru honorer swasta, masih menjadi persoalan,” ujarnya.
Selain kesejahteraan guru, Didin juga menyoroti pemerataan pendidikan dan kondisi infrastruktur sekolah. Menurut dia, pembangunan pendidikan harus memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Pemerataan pendidikan itu bukan hanya soal jumlah sekolah. Kita juga bicara kualitas fasilitas, kondisi bangunan, tenaga pendidik dan akses anak terhadap pendidikan,” katanya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
