Tren Padel Digandrungi Gen Z, Dinkes Karawang: Bisa Jadi FOMO Positif

Nurul Rahma Amalia
Dinkes Karawang menilai tren padel di kalangan Gen Z bisa menjadi FOMO positif untuk mendorong masyarakat rutin berolahraga dan hidup sehat. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id — Olahraga padel kini semakin digandrungi masyarakat, terutama kalangan Generasi Z dan milenial. Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang menilai tren tersebut dapat menjadi fenomena fear of missing out (FOMO) yang positif jika mendorong masyarakat lebih aktif berolahraga.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Karawang, Nurmala Hasanah, mengatakan olahraga padel saat ini diminati berbagai kelompok usia, mulai dari anak muda hingga kalangan dewasa dan lansia.

Menurutnya, padel menjadi salah satu pilihan olahraga yang menarik karena tidak hanya membuat tubuh aktif bergerak, tetapi juga menjadi sarana bersosialisasi dan bergabung dengan komunitas.

“Padel ini memang sekarang sedang cukup ramai diminati di berbagai kalangan, terutama Gen Z dan milenial. Bahkan, kalangan dewasa sampai lansia juga ada yang ikut,” kata Nurmala, Selasa (29/9/2026).

Ia mengatakan, olahraga padel juga cocok bagi masyarakat yang kurang menyukai aktivitas di luar ruangan karena umumnya dimainkan di lapangan indoor.

“Apalagi dilakukan di indoor, jadi cocok bagi orang yang kurang suka aktivitas outdoor. Yang penting masyarakat tetap bergerak dan mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik,” ujarnya.

Nurmala menilai tren padel akan menjadi hal positif apabila masyarakat tidak hanya mengikutinya sebagai gaya hidup, tetapi juga menjadikannya sebagai aktivitas fisik secara rutin.

Menurutnya, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko hipertensi dan diabetes tipe 2, serta mendukung kesehatan mental, fungsi kognitif dan kualitas tidur.

“Padel sangat diminati, apalagi sekarang sudah banyak lomba atau turnamennya. Tetapi yang paling penting adalah aktivitas fisiknya. Badan kita bergerak semua,” katanya.

Selain menjaga kebugaran, olahraga padel juga dinilai dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan bekerja. Aktivitas tersebut dapat dilakukan setelah jam kerja sehingga tidak harus mengganggu rutinitas sehari-hari.

“Kalau punya kesibukan bekerja, olahraga bisa dilakukan setelah jam kerja. Jadi tetap bisa beraktivitas fisik tanpa mengganggu pekerjaan utama,” tutur Nurmala.

Ia menambahkan, permainan padel yang dilakukan secara berkelompok juga memberikan manfaat sosial. Masyarakat dapat bertemu dengan orang baru, memperluas pertemanan dan membangun interaksi melalui komunitas olahraga.

Nurmala berharap tren padel tidak berhenti sebagai fenomena sesaat. Ia mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Jangan hanya karena tren. Pilih aktivitas fisik yang menyenangkan dan lakukan secara rutin sesuai kemampuan tubuh,” katanya.

Menurut Nurmala, olahraga pada akhirnya harus membuat masyarakat merasa senang sekaligus lebih sehat dan bugar.

“Intinya bahagia. Dengan berolahraga tubuh kita mengeluarkan hormon bahagia. Yang penting happy, beraktivitas fisik, sehat dan bugar,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network