14 Jam Bertarung dengan Si Jago Merah, Damkar Padamkan Kebakaran Gudang Limbah di Purwasari

Iqbal Maulana Bahtiar
Petugas Damkar Karawang berjibaku selama 14 jam memadamkan kebakaran gudang limbah di Desa Mekarjaya, Purwasari. Api diduga berasal dari pembakaran sampah dan tidak menimbulkan korban jiwa. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Karawang harus bertarung dengan si jago merah selama kurang lebih 14 jam untuk memadamkan kebakaran gudang limbah di Jalan Mekarjaya, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Minggu (2/8/2026).

Kobaran api yang melahap tumpukan limbah membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Selain memadamkan api, petugas juga harus melakukan pendinginan secara menyeluruh agar tidak muncul titik api baru.

Komandan Pleton Bidang Damkar dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Karawang, Djaenudin, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 15.42 WIB. Tim dari sejumlah pos langsung bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 15.57 WIB.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dari Pos Mako Pusat, Cikampek, dan Telagasari. Petugas tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah laporan masuk untuk melakukan pemadaman,” ujar Djaenudin, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, medan di lokasi serta karakteristik material limbah yang mudah terbakar membuat petugas harus bekerja ekstra selama belasan jam hingga api benar-benar padam.

“Kami bertarung dengan si jago merah selama kurang lebih 14 jam. Material limbah sangat mudah terbakar sehingga proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu cukup lama agar dipastikan tidak ada bara api yang kembali menyala,” katanya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merembet ke gudang limbah.

“Dugaan sementara sumber api berasal dari pembakaran sampah. Meski begitu, penyebab pastinya masih dalam pendalaman,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, BPBD Karawang mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan kobaran api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, gudang limbah mengalami kerusakan akibat dilalap api.

Djaenudin mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di sekitar lokasi yang menyimpan bahan atau material mudah terbakar.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah di dekat gudang atau area yang berpotensi memicu kebakaran. Kelalaian kecil bisa mengakibatkan kebakaran besar dan menyulitkan proses pemadaman,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network