Bahaya Tidur Lagi Setelah Sahur, Dinkes Karawang Ungkap Dampaknya bagi Tubuh

Nurul Rahma Amalia
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karawang, Nurmala Hasanah. Foto : iNewskarawang.id/Nurul Rahma Amalia

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kebiasaan tidur kembali setelah sahur dan salat Subuh masih sering dilakukan sebagian masyarakat selama Ramadan. Padahal, kebiasaan tersebut dinilai kurang baik bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Karawang, Nurmala Hasanah, mengatakan bahwa tidur kembali di pagi hari sebenarnya bukan berbahaya secara langsung, namun dapat berdampak pada pola tidur dan produktivitas tubuh.

“Bukan bahaya tidur paginya secara langsung, tapi lebih ke produktivitas dan pola tidur. Tubuh kita punya siklus alami, tidur di malam hari dan beraktivitas di pagi hari,” ujar Nurmala, Kamis,(5/3/2026).

Ia menjelaskan, waktu pagi merupakan saat yang penting bagi tubuh untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang membantu pembentukan vitamin D.

Menurutnya, paparan sinar matahari pagi berperan dalam menjaga kesehatan tulang serta meningkatkan daya tahan tubuh.

“Kalau kita bangun pagi lalu terkena sinar matahari, itu bagus untuk kesehatan. Bisa menambah semangat, membuat tubuh lebih fit dan tidak mudah lemas,” katanya.

Nurmala menambahkan, terlalu sering tidur kembali setelah Subuh justru dapat membuat tubuh terasa lebih lesu saat beraktivitas.

“Kalau terlalu sering tidur lagi setelah Subuh, tubuh bisa terasa lebih lemas dan kurang berenergi ketika menjalani aktivitas harian,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa bulan Ramadan seharusnya tetap menjadi momentum untuk menjalani aktivitas secara produktif, meskipun sedang berpuasa.

Meski demikian, Nurmala menegaskan bahwa kondisi tertentu tetap perlu dipertimbangkan, terutama bagi masyarakat yang memang kurang tidur pada malam hari.

“Kalau memang semalaman bekerja atau kurang tidur, tentu boleh beristirahat. Tapi jangan terlalu lama dan jangan dijadikan kebiasaan,” ujarnya.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat tetap menjaga waktu tidur malam agar cukup, sehingga tidak perlu menggantinya dengan tidur panjang di pagi hari.

“Yang penting cukup tidur, tetap aktif di pagi hari, dan jaga pola hidup sehat selama Ramadan,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network