KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengusulkan penambahan dan perbaikan lampu penerangan jalan di sejumlah ruas jalan nasional kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pengendara, terutama saat cuaca buruk dan pada malam hari.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang telah menyampaikan surat resmi kepada Kemenhub terkait kebutuhan pemasangan lampu penerangan di jalur nasional yang melintasi wilayah Karawang menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Menurut Aep, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya sebatas pada kondisi fisik jalan, tetapi juga harus dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti penerangan yang memadai.
“Dishub Karawang sudah bersurat terkait lampu penerangan ke Kemenhub. Ini juga sama pentingnya, jangan hanya jalannya saja yang diperhatikan, tetapi lampu penerangannya juga harus ada,” kata Aep, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan lampu penerangan sangat dibutuhkan mengingat kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan. Minimnya penerangan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.
Aep menilai, penerangan yang memadai dapat membantu pengendara lebih waspada serta memiliki jarak pandang yang lebih baik saat berkendara dalam kondisi hujan.
“Kalau ada penerangan yang memadai, pemudik bisa melintas lebih aman. Apalagi saat hujan, mereka bisa lebih tenang ketika harus menepi atau berhenti,” tegasnya.
Selain mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk ruas jalan nasional, Pemkab Karawang juga mulai melakukan pemasangan lampu penerangan di sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Beberapa titik yang mulai dipasang penerangan di antaranya berada di jalur Telagasari dan sekitarnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
