4 Tahun Berjuang di Indonesia, Mahasiswi Asal Yaman Lulus dari Unsika: Hatur Nuhun Indonesia
Bagi Bian, lingkungan pertemanan menjadi salah satu alasan dirinya mampu bertahan hingga menyelesaikan pendidikan.
Ia mengaku sangat berterima kasih kepada teman-teman sekelas yang selalu membantu dirinya selama menjalani perkuliahan.
“Aku bangga banget sama teman-teman saya di kelas. Dan mau terima kasih mereka. Karena mereka bantu saya. Setiap hari mereka bantu saya,” katanya.
Sebagai mahasiswa Fakultas Hukum, Bian mengangkat tema investasi langsung asing atau foreign direct investment (FDI) dalam skripsinya yang berkaitan dengan hukum bisnis.
Topik tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sebelum akhirnya menyandang gelar sarjana hukum dari Unsika.
Empat tahun berkuliah di Indonesia membuat Bian tidak hanya mendapatkan ilmu dari bangku perkuliahan, tetapi juga pengalaman hidup yang tidak akan mudah dilupakan.
Ia pun mengaku memiliki kesan yang sangat berbeda antara saat pertama datang ke Indonesia dan ketika harus meninggalkan Indonesia setelah menyelesaikan kuliahnya.
“Sekarang aku meninggalkan Indonesia, hatiku penuh dengan ingatan baik, penuh dengan berterima kasih. Jadi ya, itu sangat berbeda,” ungkapnya.
Editor : Frizky Wibisono