3 Tips Menjaga Produksi ASI Tetap Baik Meski Busui Berpuasa, Simak Selengkapnya!
Kedua, mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Ibu menyusui dianjurkan memperbanyak protein hewani seperti daging, ayam, ikan, atau telur, serta melengkapi menu dengan sayuran dan buah.
“Isi piringnya harus lengkap, ada karbohidrat, lauk, sayur, dan buah. Hindari terlalu banyak gorengan atau makanan tinggi gula karena itu tidak membantu kualitas ASI,” jelasnya.
Ketiga, mengelola ASI dengan cara memerah atau pumping, terutama bagi ibu yang bekerja atau tidak selalu bersama bayi. ASI yang diperah dapat disimpan di lemari pendingin dan dihangatkan saat akan diberikan kepada bayi.
“Kalau ibu tidak bersama bayi, ASI bisa diperah lalu disimpan. Saat akan diberikan cukup dihangatkan, tidak perlu direbus,” ungkapnya.
Nurmala menegaskan, bayi usia 0–6 bulan tetap dianjurkan mendapatkan ASI eksklusif meski ibu sedang menjalankan puasa. Sementara bagi bayi di atas 6 bulan, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
“Dengan pengaturan cairan, pola makan yang baik, dan manajemen ASI yang tepat, ibu menyusui tetap bisa berpuasa tanpa mengurangi kebutuhan gizi bayi,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono