KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Bupati Karawang Aep Syaepuloh meminta perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Karawang memperluas penyaluran program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSLP) atau corporate social responsibility (CSR) hingga ke wilayah pelosok.
Aep menegaskan, manfaat program CSR harus dirasakan masyarakat secara merata, bukan hanya warga yang tinggal di sekitar kawasan industri.
Hal tersebut disampaikan Aep saat menghadiri Pemberian Penghargaan TJSLP Kabupaten Karawang 2026 di Aula Husni Hamid, Kamis (5/11/2026).
Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), kontribusi 76 perusahaan melalui program TJSLP pada 2026 hampir mencapai Rp58 miliar. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 31 perusahaan menerima penghargaan secara langsung.
“Karawang ini memiliki 30 kecamatan dan sekian desa. Kami berharap keberadaan perusahaan juga bisa dirasakan masyarakat yang jauh dari kawasan industri dan memiliki tanggung jawab yang sama sebagai warga Karawang,” kata Aep.
Menurutnya, penyaluran CSR selama ini masih perlu diperluas agar tidak terkonsentrasi di wilayah ring satu industri, seperti Klari, Cikampek, dan Telukjambe.
Ia menyebutkan, bantuan perusahaan kini mulai menjangkau wilayah Tirtajaya hingga Cibuaya. Pemerataan tersebut penting karena tenaga kerja perusahaan berasal dari berbagai kecamatan, mulai Cilamaya hingga Rengasdengklok.
“Jangan sampai bantuan hanya berputar di kawasan industri. Masyarakat di wilayah pelosok juga harus mendapatkan perhatian dan merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan,” tegasnya.
Selain pemerataan wilayah, Aep meminta perusahaan mengarahkan program CSR pada kebutuhan nyata masyarakat. Di antaranya pembangunan saluran air, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), serta penyediaan fasilitas kesehatan seperti posyandu.
Ia menjelaskan, program tersebut perlu dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
“Programnya harus tepat sasaran. Kami ingin bantuan perusahaan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur lingkungan, rumah tidak layak huni, hingga fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Dalam penganugerahan TJSLP 2026, sejumlah perusahaan juga memperoleh predikat terbaik atas realisasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan, di antaranya PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Toyota, dan PT Amazon Web Services Indonesia (AWS).
Aep mengapresiasi kontribusi dunia usaha yang telah ikut mendukung pembangunan daerah. Namun, ia mengakui kondisi ekonomi global menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan dalam menjalankan program CSR tahun ini.
Meski demikian, ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha terus diperkuat agar kontribusi terhadap pembangunan Karawang semakin meningkat.
“Semakin tahun semakin baik, meskipun tahun ini agak turun karena ekonomi global masih bertumbuh. Kalau kita bersama-sama, insyaallah bisa,” katanya.
Aep berharap penghargaan TJSLP tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan program CSR.
“Saya apresiasi kepada Bapak dan Ibu semua. Semoga apa yang diberikan bisa betul-betul bermanfaat bagi masyarakat Karawang,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
