get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

30 Ribu Ton CBP di Karawang Diserang Kutu, Aktivis Pertanian Desak Audit Total dan Uji Laboratorium

Senin, 20 Juli 2026 | 20:24 WIB
header img
30 Ribu Ton CBP di Karawang Diserang Kutu, Aktivis Pertanian Desak Audit Total dan Uji Laboratorium. Foto : Istimewa

“Keamanan pangan tidak bisa diputuskan hanya lewat pernyataan. Ikuti sains, bukan klaim. Menurut saya distribusi dari gudang tersebut sebaiknya dihentikan sementara sampai hasil uji laboratorium independen keluar,” tegasnya.

Ia mengusulkan agar pengujian dilakukan oleh laboratorium independen yang telah terakreditasi untuk memeriksa kualitas fisik, kadar air, mikrobiologi, residu pestisida hingga kemungkinan adanya mikotoksin.

Selain pengujian laboratorium, Billi juga mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh stok sekitar 30 ribu ton tersebut.

Menurutnya, audit tidak cukup dilakukan melalui pengambilan sampel terbatas, tetapi harus mencakup audit kuantitas untuk mengetahui berapa ton yang masih layak, rusak ringan maupun rusak berat, audit kualitas melalui pengujian laboratorium, serta audit jejak penyimpanan mulai dari waktu beras masuk gudang, asal pengadaan, petugas pemeriksa mutu hingga riwayat fumigasi.

“Audit harus dilakukan secara terbuka. Libatkan lembaga independen, akademisi, serta perwakilan petani agar hasilnya benar-benar dipercaya masyarakat. Ini menyangkut uang rakyat dan pangan rakyat,” katanya.

Billi menilai, apabila nantinya terbukti terjadi penurunan kualitas stok secara signifikan, dampaknya tidak hanya dirasakan pada aspek penyimpanan, tetapi juga terhadap ketahanan pangan nasional.

Ia menjelaskan, stok yang secara administratif tercatat 30 ribu ton bisa saja berkurang secara nyata apabila sebagian tidak lagi layak disalurkan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu operasi pasar dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), terutama untuk wilayah Jabodetabek yang selama ini menjadi daerah distribusi dari Karawang.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut