Ada Apa di Gudang Genesis? Misteri Jutaan Kutu Beras yang Bikin Bulog dan Pemkab Saling Silang!
“Kalau sudah ada kontaminasi hama, tentu harus dibuktikan secara ilmiah. Jangan sampai kita menyimpulkan aman atau tidak tanpa hasil pemeriksaan laboratorium,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Andi Afdal, menyampaikan pandangan berbeda. Ia menjelaskan hama yang ditemukan merupakan hama sekunder komoditas yang tidak menyerang butiran beras.
“Dia tidak merusak komoditasnya, tidak merusak berasnya, jadi berasnya aman. Hama itu hanya berada di bagian samping atau pecahan beras karena kondisi lingkungan gudang,” kata Andi saat meninjau ke Gudang, pada Sabtu,(4/7/2026).
Menurutnya, kompleks Pergudangan Genesis saat ini menyimpan sekitar 102 ribu ton beras dan yang kedapatan berkutu di gudang yang berkapasitas 30 ribu ton.
Untuk mencegah perkembangan hama, Kata Andi, Bulog secara rutin melaksanakan Program Pemberantasan Hama Gudang Terpadu (PHGT), termasuk menjaga kebersihan gudang, melakukan fumigasi setiap tiga bulan, serta penyemprotan insektisida setiap bulan.
“Fumigasi kami lakukan rutin setiap tiga bulan sekali. Selain itu ada penyemprotan setiap bulan untuk memastikan tidak ada perkembangan kutu di gudang,” jelasnya.
Andi menambahkan, kutu Tribolium yang ditemukan lebih banyak mencari tempat bernaung dan tertarik pada area yang terang sehingga terlihat keluar dari gudang.
Editor : Frizky Wibisono