Terungkap! Sisa Uji Coba Buburan Kertas Jadi Pemicu Fenomena 'Sungai Putih' di Ciampel
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pasca viral di sosial media soal fenomena perubahan warna air Sungai Cigembol di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang pada Selasa, (24/3/2026) lalu, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. Karawang memberikan keterangan resminya melalui sebuah siaran pers.
Manajemen PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. menyampaikan, kronologi kejadian terjadi pada Selasa (24/3/2026) lalu. Perusahaan menyebut, perubahan warna air sungai disebabkan oleh terlepasnya material sisa ujicoba produksi berupa buburan kertas.
Dalam keterangan resminya, Head of Public Affair PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk., Adil Teguh menjelaskan bahwa kejadian bermula saat salah satu mesin produksi tengah menjalani tahap ujicoba.
“Pada pukul 14.00 WIB dilakukan pengetesan dengan penggunaan bahan baku yang diolah menjadi buburan kertas dan selesai pukul 15.00 WIB,” ujar Adil dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).
Setelah proses ujicoba selesai, lanjut dia, tim melakukan pembersihan area produksi dengan meningkatkan penggunaan air bersih yang kemudian dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
Namun, dalam proses tersebut terjadi kendala teknis pada pompa.
“Proses pemompaan ke saluran IPAL mengalami gangguan teknis sehingga sebagian sisa material ujicoba terlimpas ke saluran air hujan yang terhubung dengan Sungai Cigembol,” jelasnya.
Pihak perusahaan mengklaim, tim langsung melakukan penanganan cepat begitu mengetahui adanya gangguan tersebut.
“Pada pukul 16.10 WIB, proses pembersihan dihentikan, saluran menuju air hujan ditutup, serta dilakukan penggantian pompa. Kondisi berhasil diatasi sekitar pukul 17.30 WIB,” katanya.
Selain itu, tim internal juga disebut telah melakukan penyisiran di area terdampak dan memompa kembali air yang tercampur material ke dalam saluran IPAL.
Manajemen PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. menegaskam, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat serta pemerintah daerah untuk menangani dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat.
“Perusahaan bersama aparat dan pemerintah daerah terus melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Adil.
Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Karawang, dibuat geger oleh perubahan warna Sungai Cigembol menjadi putih pekat pada Selasa (24/3/2026). Kejadian itu viral di media sosial dan memicu dugaan pencemaran limbah industri.
Menanggapi hal tersebut, DLHK Karawang telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengambil sampel air pada 25 Maret 2026. Dalam keterangan sebelumnya, Kepala DLHK, Asep Suryana, menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab perubahan warna air sebelum hasil uji laboratorium keluar.
Hasil uji diperkirakan membutuhkan waktu hingga 14 hari. DLHK Karawang menegaskan, jika terbukti ada pencemaran dari aktivitas industri, maka akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.
Editor : Frizky Wibisono