Asah Skill Tata Boga, 30 Ibu-Ibu Cikampek Siap Jadi Penggerak Ekonomi Besutan Pupuk Kujang
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memberangkatkan puluhan ibu-ibu dari wilayah sekitar perusahaan untuk mengikuti pelatihan tata boga di Bogasari Baking Center, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/5/2026).
Vice President Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kujang, Agung Gustiawan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga agar mampu menghasilkan produk kuliner berkualitas dan berdaya saing.
Dia mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Lokamandiri Mamapreneur, salah satu program unggulan perusahaan di bidang pemberdayaan perempuan.
“Melalui pelatihan ini, saya harap ibu-ibu semua bisa meningkatkan keterampilan tata boga, menghasilkan aneka produk kuliner yang enak dan digemari masyarakat. Sehingga bisa menjadi bekal penting untuk berwirausaha dengan baik,” kata Agung, Selasa (19/5/2026).
Dia menjelaskan, pada batch kali ini sebanyak 30 peserta dari 10 desa di wilayah Cikampek diberangkatkan untuk mengikuti pelatihan secara langsung bersama instruktur profesional dari Bogasari Baking Center.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembelajaran praktik mulai dari memilih bahan baku, menimbang, menakar hingga mengolah adonan menjadi produk kuliner berkualitas.
“Para peserta praktik langsung dan merasakan bagaimana membuat sajian dengan standar tinggi, tentu dipandu oleh para ahli tata boga dari Bogasari,” tuturnya.
Menurut Agung, program Mamapreneur tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas ekonomi lokal. Melalui pelatihan tata boga berstandar industri ini, kami berharap para peserta tidak hanya meningkatkan keterampilan, melainkan memiliki bekal fundamental yang kuat untuk berwirausaha secara mandiri dan kompetitif,” katanya.
Program tersebut secara khusus menyasar kelompok perempuan agar dapat mengoptimalkan perannya sebagai penggerak ekonomi keluarga.
Agung menambahkan, pelaksanaan program Lokamandiri juga diukur menggunakan kerangka Social Return on Investment (SROI) guna memastikan dana TJSL yang disalurkan mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut pasca-pelatihan, Pupuk Kujang juga akan memfasilitasi peserta dalam pengurusan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) hingga sertifikasi halal agar produk yang dihasilkan dapat menjangkau pasar lebih luas.
Melalui program ini, Pupuk Kujang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Kesetaraan Gender dan Pekerjaan Layak serta Pertumbuhan Ekonomi.
Sementara itu, Chef Haryanto dari Bogasari Baking Center mengaku bangga dapat berkolaborasi dengan Pupuk Kujang dalam mencetak calon wirausahawan baru di bidang kuliner.
“Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” tutupnya.
Editor: Frizky Wibisono