Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Fenomena Blue Fire Muncul di Kawah Manuk Papandayan, IABI Ingatkan Bahaya Gas Vulkanik
Advertisement . Scroll to see content

Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Dihadirkan 4 Saksi Ahli

Kamis, 19 Januari 2023 | 15:14 WIB
  • author Ari Sandita Murti , MNC Portal
Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Dihadirkan 4 Saksi Ahli
Hendra Kurniawan (Foto: MPI)

JAKARTA, iNewsKarawang.id - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kembali menggelar sidang dugaan kasus Obstruction of Justice kematian Brigadir J, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria pada Kamis (18/1/2023). 

Dalam sidang tersebut akan menghadirkan  4 saksi ahli meringankan terdakwa Hendra dan Agus.

Berdasarkan pantauan, sidang terdakwa Hendra dan Agus itu digelar pada sekira pukul 10.30 WIB.

Ada 4 ahli yang dihadirkan kubu terdakwa, yakni Ahli Pidana Prof. Agus Surono, Ahli Bahasa Prof. Andika Duta Bachari dan Dr. Frans Asisi, serta Ahli Pidana Forensik Dr. Robintan Sulaiman.

Tampak Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria duduk bersama tim pengacara terdakwanya. Hadir di ruang sidang tim Jaksa dan sidang dipimpin oleh Ketua majelis hakim, Ahmad Suhel.

Selain Hendra dan Agus, pada persidangan kali ini, terdakwa Arif Racmhan Arifin bakal menjalani persidangannya pula. Arif sempat dibuka persidangannya, hanya saja kembali diskors lantaran agenda persidangannya lebih dahulu Hendra dan Agus.

Dalam sidang Arif nanti, ada 3 orang ahli dan 1 saksi meringankan. Ahli dimaksud, Ahli psikologi forensik dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) dr Nathanel Sumampouw, Guru Besar Komunikasi di Universitas Airlangga (Unair), Prof. Henri Subiakto, dan Guru Besar Pidana Pidana dari Unair Prof. Nur Basuki Minarno, serta saksi meringankan perwakilan dari keluarga.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut