Baru Dilantik, 2.251 BPD Karawang Langsung Kebut Persiapan Pilkades 2026
KARAWANG, iNEWSKarawang.id — Sebanyak 2.251 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 297 desa di Kabupaten Karawang resmi dilantik untuk masa jabatan 2026-2034. Setelah dilantik, mereka langsung diminta mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, Syaefulloh, mengatakan BPD yang baru dilantik menjadi pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Pilkades di desa masing-masing.
“BPD yang sekarang ini yang baru disumpah janji oleh Pak Bupati adalah yang bertanggung jawab untuk pelaksanaan Pilkades secara otomatis. Kan langsung serah terima tentunya,” kata Syaefulloh, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, pelantikan BPD bertepatan dengan tahapan persiapan Pilkades setelah masa jabatan kepala desa diperpanjang dua tahun. Karena itu, BPD diminta segera membentuk struktur kepengurusan agar tahapan pemilihan dapat berjalan.
“Harapan saya setelah pelantikan ini para BPD langsung melaksanakan rapat pertama untuk menentukan kelengkapan anggota BPD-nya. Jadi susunan struktur kepengurusannya, ketua, anggota, kita harapkan biar bergerak dengan cepat,” ujarnya.
Syaefulloh juga menekankan agar BPD menjaga netralitas selama seluruh tahapan Pilkades. BPD tidak boleh berpihak kepada calon kepala desa tertentu.
“Kalau sukses Pilkades itu penanggung jawabnya adalah BPD. Sebagai penanggung jawab BPD, jangan tidak netral. Harus dan wajib netral,” tegasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai ketentuan, pengawasan juga melibatkan panitia tingkat kecamatan yang dipimpin camat. Unsur Muspika, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para kepala seksi di kecamatan turut dilibatkan.
“Panitia tingkat kecamatan yang diketuai oleh camat. Di sana ada Muspika, ada peran para kasi, Bhabinkamtibmas, Babinsa. Merekalah nanti yang menjadi wasitnya,” katanya.
Selain pembentukan struktur dan persiapan Pilkades, DPMD Karawang akan memberikan pembinaan kepada seluruh anggota BPD yang baru dilantik. Pembinaan ditargetkan mulai dilakukan secara bertahap pada Oktober 2026.
Pembinaan tersebut bertujuan memastikan anggota BPD memahami tugas, pokok, dan fungsi mereka, khususnya bagi anggota yang baru pertama kali menjabat.
“Yang jelas mereka harus tahu tupoksinya, terutama kalau BPD-nya itu semuanya orang-orang baru,” pungkas Syaefulloh.
Editor: Frizky Wibisono