Kabarnya Ribuan Buruh di Indonesia Bakal Demo Besar-besaran 4 Oktober 2022, Minta Harga BBM Turun

Michelle Natalia , Sindonews
.
Sabtu, 17 September 2022 | 19:13 WIB
Buruh. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNewsKarawang.id - Rencananya pada 4 oktober 2022 mendatang, ribuan buruh dikabarkan bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa serentak di 34 provinsi.

Demo tersebut bakal diikuti empat konfederasi besar buruh di Indonesia (KSPI, ORI-KSPSI, KPBI, dan (K)SBSI), juga bergabung SPI, JALA PRT, organisasi perempuan PERCAYA, Urban Poor Consocium, Komite Aksi Transportasi Online (KATO), 60 federasi serikat pekerja di tingkat nasional, dan beberapa organisasi kerakyatan lainnya.

Presiden KSPI yang juga Presiden Partai Buruh Said Iqbal di Jakarta, Sabtu (17/9/2022) menyebutkan, di Jakarta, aksi akan dipusatkan di Istana. Diikuti kurang lebih 5-7 ribu orang yang berasal dari Jabodetabek.

Aksi akan mengusung tiga, tolak kenaikan harga BBM, tolak omnibus law UU Cipta Kerja, dan naikkan upah minimum tahun 2023 sebesar 13%.

Ada beberapa alasan mengapa aksi ini digelar. Pertama, harga minyak dunia sudah turun.

Dengan demikian, dia berharap Presiden Jokowi menurunkan harga BBM seperti harga semula.

Alasan lain, lanjut Said, daya beli masyarakat pekerja, khususnya kaum buruh, pekerja rumah tangga, miskin kota, sudah merosot 30% diakibatkan naiknya angka inflansi.

Kenaikan inflansi disumbang oleh kenaikan harga sewa rumah naik 12%, transportasi naik 20%, dan makanan 15%.

“Dalam situasi seperti ini, tidak mungkin rakyat kecil bisa bertahan,” tegasnya.

Sementara itu, BLT yang besarnya 150 ribu per bulan selama 6 bulan hanya gula-gula dan tidak ada manfaat.

Di beberapa negara, dengan ron BBM yang lebih baik dibandingkan Pertalite dan Solar bersubsidi, bisa menjual lebih murah.

Dia menilai, biang keladi semua ini adalah monopoli pengelolaan BBM yang tidak transparan.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini