Kabarnya Ribuan Buruh di Indonesia Bakal Demo Besar-besaran 4 Oktober 2022, Minta Harga BBM Turun

Michelle Natalia , Sindonews
.
Sabtu, 17 September 2022 | 19:13 WIB
Buruh. (Foto: Okezone)

Sehingga ada perusahaan yang menjual harga lebih murah, didesak untuk menaikkan harganya.

“Karena itulah, mengapa kemudian partai buruh besama klas pekerja menggelar aksi besar-besaran puluhan ribu buruh pada tangga 4 Oktober,” jelasnya.

Selain menolak kenaikan harga BBM, nanti juga mereka akan menyuarakan penolakan omnibus law.

Karena ini adalah biang keladi penurunan terhadap daya beli dan perlindungan terhdap kelas pekerja.

Di mana omnibus law menyebabkan tidak naik upah selama 3 tahun berturut-turut.

“Dengan inflasi 15% lebih, tahun depan upah sudah dinyatakan tidak naik kembali. Berarti sudah tahun keempat tidak naik upah. Inilah Menteri Tenaga Kerja terpuruk. Tidak mengerti persoalan dan melindungi pengusaha hitam,” bebernya,

Inflansi pada tingkat 7%. Perkiraan pertumbuhan ekonomi 4,5 – 5%.

Jika aksi 4 Oktober tidak digubris, maka bisa dipastikan pada akhir November atau awal Desember 2022, Partai Buruh bersama dengan 60 federasi tingkat nasional akan menggelar mogok nasional stop produksi diikuti 5 juta buruh, petani, pengemudi, dan klas pekerja lainnya.

Ditambahkan, sebelum aksi 4 Oktober akan dilakukan, akan digelar aksi bergelombang sampai dengan tanggal 30 September.

Sebagai contoh, pada tanggal 19 September akan ada aksi di Jawa Timur dan Batam Kepuluan Riau, dan beberapa daerah lainnya yang dilakukan secara besar-besaran melibatkan puluhan ribu buruh.

Tanggal 20 September akan ada aksi di Cianjur dan beberapa kab/kota lainnya di Jawa Barat. Sementara buruh Bogor dan Cimahi akan menggelar aksi 19 September.

Tanggal 21 September, aksi puluhan ribu digelar di Gedung Sate, Jawa Barat dan Kantor Gubernur Jateng, serta Balaikota DKI.

Tanggal 22 September, aksi dilakukan di Sukabumi. Sedangkan akhir September, puluhan ribu buruh akan menggelar aksi di Banten. Dan puncaknya, pada tanggal 4 Oktober 2022, aksi akan dilakukan Istana, dengan melibatkan 5-7 ribu buruh.

“Selain itu, buruh juga akan ikut serta dan memberikan dukungan dalam aksi elemen petani bersamaan dengan Peringatan Hari Tani yang dilakukan di Istana pada tanggal 23 Setember," pungkasnya.

Editor : Boby

Follow Berita iNews Karawang di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini