Antusiasme Membludak, Karawang Kian Dilirik Jadi Destinasi Sport Tourism

Gelar Maulana Media
Antusiasme masyarakat membludak dalam NasDem Run for Change di Karawang dengan jumlah peserta mencapai 12.800 orang. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari di Kabupaten Karawang semakin tinggi. Hal itu terlihat dalam gelaran NasDem Run for Change yang diikuti sekitar 12.800 peserta di Karawang, Minggu (8/11/2026).

Membludaknya jumlah peserta menunjukkan event lari di Karawang semakin diminati, tidak hanya oleh runner lokal, tetapi juga pelari dari berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Karawang untuk mengembangkan sport tourism atau wisata olahraga.

Salah seorang peserta asal Karawang, Joean Himawan, menilai tingginya antusiasme pelari menjadi bukti bahwa Karawang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi penyelenggaraan event lari berskala nasional.

“Sangat layak. Terlihat tadi antusiasme pelari sangat-sangat banyak, bahkan banyak yang dari luar kota. Ini kesempatan luar biasa bagi Karawang untuk menjadi destinasi lari tingkat nasional,” ujar Joean.

Menurutnya, tingginya minat peserta harus menjadi momentum bagi penyelenggara maupun pemerintah daerah untuk semakin sering menghadirkan event olahraga berskala besar di Karawang.

Ia juga mengapresiasi kualitas penyelenggaraan NasDem Run for Change, mulai dari proses pendaftaran, pengambilan perlengkapan lomba (race pack collection), pengaturan rute hingga persiapan acara.

“Event lari terbaik untuk saat ini di Karawang. Dari mulai pendaftaran, race pack collection, rute, persiapan acara, semuanya proper dan sangat baik,” katanya.

Joean menilai pengamanan sepanjang rute juga berjalan cukup baik. Meski sejumlah ruas jalan masih digunakan bersama oleh pelari dan pengendara kendaraan lain, petugas di lapangan mampu menjaga kegiatan tetap aman dan kondusif.

Fasilitas pendukung seperti race village serta kesiapan petugas turut memberikan pengalaman positif bagi peserta.

“Semua fasilitas race-nya proper, petugasnya juga sangat banyak. Rute yang sharing dengan pengendara lain juga bisa dijaga aman. Race village-nya menarik. Event gratis, tetapi kualitasnya sangat baik,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, kategori 5K dan 10K dapat diikuti secara gratis, sedangkan kategori 21K dikenakan biaya pendaftaran Rp100 ribu.

Joean berharap event lari berskala besar dapat terus digelar karena selain mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

“Efeknya akan mendongkrak ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah. Mantap,” tuturnya.

Bahkan, keikutsertaannya dalam NasDem Run for Change juga menghasilkan pencapaian pribadi. Joean berhasil menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 59 menit sekaligus mencatatkan personal best (PB) atau rekor waktu terbaiknya selama mengikuti olahraga lari.

Senada, Nisrina, peserta asal Kabupaten Bekasi. Ia menilai event lari di Karawang memiliki daya tarik bagi komunitas pelari luar daerah, terlebih jika penyelenggaraannya terus ditingkatkan.

“Karawang punya peluang besar untuk menjadi destinasi sport tourism. Apalagi kalau event lari seperti ini terus digelar dengan kualitas penyelenggaraan yang baik, tentu akan semakin banyak pelari dari luar daerah yang tertarik datang,” ujar Nisrina.

Menurutnya, Karawang memiliki fasilitas olahraga yang cukup mendukung, salah satunya kawasan Stadion Singaperbangsa. Keberadaan lintasan lari di dalam stadion maupun jalur di area luar stadion dapat menjadi keunggulan untuk menggelar berbagai kegiatan olahraga.

Ia berharap kesiapan lokasi, keamanan rute dan fasilitas pendukung terus dipertahankan agar semakin banyak pelari tertarik mengikuti perlombaan di Karawang.

“Kesiapan lokasi, keamanan rute dan fasilitas pendukung perlu terus dipertahankan agar peserta mendapatkan pengalaman positif setiap mengikuti perlombaan,” katanya.

Nisrina juga menilai kedatangan peserta dari luar daerah dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal.

“Peserta yang datang bukan hanya mengikuti lomba, tetapi juga bisa mengenal Karawang. Kalau event seperti ini rutin digelar, tentu dampaknya bisa dirasakan masyarakat, terutama pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Karawang sebelumnya telah memiliki pengalaman menggelar event lari bertaraf internasional melalui Karawang Half Marathon 2026 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparpora) Kabupaten Karawang pada 10 Mei 2026.

Ajang yang berlangsung di Stadion Singaperbangsa tersebut diikuti 1.587 peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara. Sekitar 1.100 peserta berasal dari luar Karawang, sementara 24 pelari asing datang dari Korea Selatan, Jepang, Malaysia, China dan Singapura.

Kepala Disparpora Karawang, Abas Sudrajat, saat itu menyebut tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal positif bahwa Karawang mulai dilirik sebagai destinasi sport tourism.

Karawang Half Marathon juga melibatkan sekitar 20 tenant UMKM untuk memperkenalkan produk dan kuliner lokal kepada peserta maupun pengunjung.

Tingginya jumlah peserta NasDem Run for Change dan pengalaman penyelenggaraan Karawang Half Marathon menjadi modal bagi Karawang untuk memperluas pasar wisata olahraga.

Dengan penyelenggaraan event yang konsisten, peningkatan fasilitas, serta dukungan keamanan dan keterlibatan UMKM, Karawang berpeluang menjadi salah satu destinasi favorit bagi komunitas pelari dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network