KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mulai membenahi kawasan Interchange Karawang Timur yang selama ini terlihat semrawut akibat keberadaan bangunan liar dan aktivitas usaha di sekitar pintu keluar tol.
Penataan kawasan yang menjadi salah satu akses utama menuju Tol Jakarta-Cikampek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026. Pemkab Karawang menyiapkan anggaran sekitar Rp6,5 miliar dari APBD Kabupaten Karawang.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, pembenahan dilakukan secara menyeluruh mulai dari jalan, drainase hingga trotoar.
“Exit Tol Karawang Timur ini wajah masuk Karawang, kita tata tahun ini secara menyeluruh,” kata Aep, Sabtu (12/9/2026).
Dalam proyek tersebut, ruas jalan sepanjang sekitar 416 meter akan diperbaiki dan dilebarkan dengan lebar bervariasi antara 7 hingga 9 meter.
Pemkab Karawang juga membenahi drainase serta menata trotoar agar kembali berfungsi sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.
Aep mengatakan, keberadaan bangunan liar dan aktivitas usaha di sekitar ruas jalan akan ditertibkan agar tidak mengganggu fungsi jalan maupun arus lalu lintas.
“Trotoar harus dikembalikan fungsinya. Jangan sampai digunakan untuk bangunan atau aktivitas yang mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.
Menurut Aep, Interchange Karawang Timur memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu akses utama kendaraan yang keluar dan masuk Kabupaten Karawang melalui Tol Jakarta-Cikampek.
“Ini salah satu pintu masuk Karawang, jadi harus kita tata supaya lebih rapi, nyaman dan mendukung kelancaran lalu lintas,” katanya.
Penataan kawasan tersebut tidak berhenti pada 2026. Pemkab Karawang berencana kembali mengalokasikan anggaran pada 2027 untuk melanjutkan pembenahan.
“Nanti tahun 2027 akan dianggarkan lagi untuk penataannya,” ujar Aep.
Selain Interchange Karawang Timur, Pemkab Karawang juga melakukan penataan di kawasan akses Tol Karawang Barat pada 2026.
Aep mengatakan, pembenahan kedua akses tol tersebut menjadi bagian dari penataan infrastruktur di jalur strategis yang menjadi pintu keluar-masuk kendaraan menuju Kabupaten Karawang.
“Kita ingin akses masuk Karawang dari tol lebih tertata, infrastrukturnya bagus, dan masyarakat yang melintas juga merasa lebih nyaman,” tandasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
