Bukan Sekadar Kunjungan, Pantai Pulau Putri Bidik Standar Keselamatan dan Kelestarian

Gelar Maulana Media
Bukan Sekadar Kunjungan, Pantai Pulau Putri Bidik Standar Keselamatan dan Kelestarian. Foto : iNewskarawang.id/Gelar Maulana Media.

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang terus mendorong penguatan tata kelola wisata berbasis masyarakat (community-based tourism). Salah satu fokus pengembangan tersebut berada di Pantai Pulau Putri, Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparpora Karawang, Lusi Asela, menegaskan bahwa pengembangan wisata tidak hanya berfokus pada peningkatan kunjungan, tetapi juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan keselamatan wisatawan.

Menurutnya, pengelolaan kebersihan pantai, terutama sampah dan sanitasi seperti toilet, masih perlu ditingkatkan. Hal ini menjadi perhatian utama agar destinasi tetap nyaman dan layak dikunjungi.

“Wisata berkelanjutan itu tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga harus menjaga lingkungan. Karena itu, pengelolaan sampah dan sanitasi seperti toilet menjadi fokus yang terus kami dorong, selain aspek keselamatan wisatawan,” ujar Lusi, Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan, standar keselamatan di kawasan wisata pantai juga harus dipenuhi, termasuk kesiapan penanganan darurat melalui pembentukan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).

Di sisi lain, Disparpora telah mendorong proses kerja sama pengelolaan kawasan kepada Bagian Kerja Sama Setda Karawang. Namun, hingga saat ini realisasi perjanjian kerja sama (PKS) masih terkendala status lahan yang belum memiliki kejelasan hukum.

Selain itu, aspek kelembagaan pengelola juga dinilai belum memenuhi persyaratan administratif, seperti belum terbentuknya badan hukum yang sah, sehingga proses kerja sama belum dapat dilanjutkan.

“Untuk kerja sama sudah kami dorong ke bagian kerja sama Setda. Namun memang masih terkendala status lahan yang belum jelas serta kelembagaan pengelola yang secara administrasi belum memenuhi syarat untuk dilakukan PKS,” jelasnya.

Lusi menyebut, kawasan Pantai Pulau Putri sendiri berada di atas tanah timbul, yakni daratan baru yang terbentuk secara alami di wilayah pesisir. Kondisi ini membuat aspek legalitas lahan masih perlu dikaji lebih lanjut sebelum dilakukan kerja sama resmi dengan pemerintah daerah.

Meski demikian, dari sisi sosial, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, karang taruna, dan masyarakat telah terbangun sejak tahun lalu, sehingga potensi konflik dalam pengelolaan kawasan dapat diminimalkan.

“Sinergi antara desa, kecamatan, dan karang taruna sudah terbangun dengan baik sejak tahun lalu. Sekarang tinggal bagaimana tata kelola kawasan ini terus ditingkatkan sambil proses administrasinya diperbaiki,” katanya.

Kedepan, Disparpora Karawang akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan, sambil mendorong perbaikan aspek legalitas dan kelembagaan agar pengelolaan wisata Pantai Pulau Putri dapat berjalan lebih tertata dan berkelanjutan.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network