KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Endang Sodikin mendorong penguatan pemajuan kebudayaan daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan seniman lokal agar identitas budaya Sunda tetap terjaga di tengah arus budaya luar.
Hal itu disampaikan Endang saat menghadiri grand opening Balandongan Cafe, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, Kabupaten Karawang telah memiliki regulasi yang mendukung pemajuan kebudayaan, baik melalui peraturan daerah maupun peraturan bupati. Regulasi tersebut juga menjadi dasar pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada para maestro seni dan budaya.
“Kita punya perda tentang pemajuan kebudayaan jadi tentunya sudah dilaksanakan oleh pemkab. Apresiasi terhadap para maestro juga bagian daripada peraturan bupati,” ujarnya.
Endang menilai dukungan terhadap pelestarian budaya di Karawang sudah cukup komprehensif dan sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
“Saya kira Karawang sangat komprehensif, semua ada termasuk pemajuan kebudayaan sebagaimana UU Nomor 5 Tahun 2017,” katanya.
Ia juga mendorong agar berbagai momentum peresmian maupun pembukaan pusat UMKM di Karawang dapat melibatkan seniman dan budayawan lokal sebagai bagian dari promosi budaya daerah.
“Momentum adanya peresmian-opening UMKM juga tentunya bisa berkolaborasi dengan seniman,” ucapnya.
Endang menjelaskan terdapat 10 objek pemajuan kebudayaan yang harus terus diperkuat agar budaya lokal tidak tergerus budaya asing. Objek tersebut meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.
Menurutnya, penguatan terhadap objek pemajuan kebudayaan penting untuk menjaga identitas masyarakat Sunda sebagai bangsa yang memiliki kekayaan budaya dan peradaban.
“Fokus bagaimana akulturasi budaya luar ini tidak menguasai, tapi kita tetap mempertahankan dan memiliki ciri khas bahwa kita orang Sunda, bangsa Sunda memiliki peradaban, kaya akan budaya,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
