FKIP UNSIKA Gembleng Calon Guru dengan Pelatihan KMD dan Manajemen Risiko di Loji

Gelar Maulana Media
FKIP UNSIKA menggelar KMD Pramuka bagi 117 mahasiswa PPG di Loji untuk membekali calon guru dengan kepramukaan dan manajemen risiko. Foto : iNewskarawang.id/Gelar Maulana Media

 

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung selama enam hari, mulai 11 hingga 16 Mei 2026. Tiga hari pertama dilaksanakan di Kampus UNSIKA 1 dengan materi teori, sedangkan tiga hari berikutnya diisi praktik lapangan di Villa Arab, Loji, Kabupaten Karawang.

Dekan FKIP UNSIKA, Prof. Dr. H. Sutirna, S.Pd., M.Pd., mengatakan KMD menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum terjun menjadi tenaga pendidik sekaligus pembina pramuka di sekolah.

“Ini akan menjadi kekuatan ketika mereka sudah menjadi guru dan menjadi pembina pramuka di tingkat SD, SMP maupun SMA,” ujar Sutirna, Kamis (14/5/2026).

Ketua Pelaksana KMD PPG FKIP UNSIKA 2026, Acep Bahrum Kamil, menjelaskan kegiatan tersebut sudah menjadi bagian dari kurikulum praktik PPG dan bersifat wajib bagi mahasiswa calon guru.

“KMD ini sudah masuk ke dalam kurikulum praktik. Jadi mahasiswa tidak akan lulus jika belum memiliki sertifikat KMD,” katanya.

Sebanyak 117 peserta mengikuti kegiatan tersebut setelah satu mahasiswa dinyatakan telah memiliki sertifikat KMD. Para peserta dibagi menjadi dua golongan, yakni penggalang dan penegak, sesuai jenjang materi kepramukaan yang diberikan.

Selama pelatihan, peserta menerima materi dasar kepramukaan, pembentukan karakter berdasarkan Dasa Dharma dan Tri Satya, hingga praktik metode kepramukaan di alam terbuka.

Acep menambahkan, peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat resmi nasional dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka yang berlaku di seluruh Indonesia.

“Setelah lulus, mereka berhak menjadi pembina pramuka tanpa harus mengikuti uji lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Kursus Pramuka Pusdiklatcab Karawang, Undang Wijaya, mengatakan kegiatan KMD dilaksanakan selama 70 jam pelajaran dengan kombinasi teori dan praktik outdoor.

“Kegiatan ini untuk membekali mahasiswa PPG sebelum turun ke sekolah masing-masing agar mereka memiliki pemahaman dan kemampuan dasar kepramukaan,” katanya.

Ia menambahkan, peserta juga dibekali materi manajemen risiko dalam kegiatan lapangan agar mampu menerapkan kegiatan kepramukaan secara aman saat menjadi pembina di sekolah nanti.

“Hal paling penting yang harus diperhatikan adalah manajemen risiko dalam kegiatan outdoor. Makanya peserta juga dilatih menerapkan hal itu sejak awal kegiatan,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network