Potensi yang dimaksud antara lain hutan mangrove peninggalan peringatan Hari Pangan Sedunia tahun 1994 yang ditandatangani langsung oleh Presiden Soeharto, sungai-sungai kecil anak Citarum, serta wisata religi berupa makam karomah Syeh Kudus Mandapura, yang diyakini sebagai situs keramat oleh masyarakat setempat.
Tak hanya itu, Oled juga menyebut adanya lahan seluas 43 hektare di sisi timur pantai yang direncanakan akan dikembangkan menjadi area camping ground dan wisata alam terbuka.
Kuliner khas pesisir juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung bisa mencicipi aneka makanan laut segar, membeli oleh-oleh seperti ikan asin dan rajungan hasil olahan warga dan nelayan lokal.
“Kami ingin wisata di Desa Sedari bukan hanya menyenangkan, tapi juga memberi dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Sosialisasi sadar wisata juga akan kami gencarkan agar masyarakat ikut menjaga dan mengembangkan potensi ini,” pungkas Oled.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait