Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Aep Bakal Tambah Anggaran Bantuan Alat Produksi Jadi Rp13 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:29 WIB
  • author Nurul Rahma Amalia
Dorong UMKM Naik Kelas, Bupati Aep Bakal Tambah Anggaran Bantuan Alat Produksi Jadi Rp13 Miliar
Bupati Karawang Aep Syaepuloh menargetkan anggaran pengembangan UMKM naik menjadi Rp12 miliar hingga Rp13 miliar pada 2027. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Bupati Karawang Aep Syaepuloh bakal menambah anggaran pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi Rp12 miliar hingga Rp13 miliar pada 2027. 

Penambahan anggaran tersebut ditargetkan untuk memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha, termasuk melalui bantuan alat produksi.

Aep menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri penyerahan bantuan alat penunjang produksi bagi pelaku UMKM yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DisperindagkopUKM) Karawang di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Rabu (21/10/2026).

Menurut Aep, bantuan alat produksi menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah agar pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha dan produktivitas.

Nilai bantuan yang diberikan kepada setiap penerima berkisar Rp4 juta hingga Rp5 juta.

“Para penerima bantuan ini adalah orang-orang terpilih yang konsisten menjalankan usahanya. Saya juga mengapresiasi para pendamping di lapangan yang selalu membantu para UMKM di Karawang,” ujar Aep.

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu memberikan dukungan nyata agar pelaku UMKM mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya.

“UMKM harus terus kita dorong agar berkembang. Pemerintah daerah harus hadir memberikan dukungan, sehingga pelaku usaha bisa meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya,” katanya.

Aep menjelaskan, anggaran DisperindagkopUKM Karawang sebelumnya berada di kisaran Rp11 miliar. Namun, setelah dilakukan efisiensi, anggaran tersebut turun menjadi sekitar Rp8 miliar.

Meski mengalami penurunan, Pemkab Karawang tetap berupaya memperkuat program pengembangan UMKM. Aep menargetkan anggaran DisperindagkopUKM pada 2027 kembali meningkat hingga Rp12 miliar sampai Rp13 miliar.

“Anggaran yang sebelumnya sekitar Rp11 miliar sempat turun menjadi Rp8 miliar karena efisiensi. Ke depan, kita upayakan bisa meningkat lagi menjadi Rp12 miliar sampai Rp13 miliar pada 2027,” ungkapnya.

Ia berharap peningkatan anggaran tersebut dapat memperluas jangkauan bantuan bagi pelaku UMKM, khususnya dalam memenuhi kebutuhan peralatan produksi untuk menunjang kegiatan usaha.

“Harapannya, bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan usaha. UMKM harus tumbuh, lebih produktif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian Karawang,” pungkasnya.

Pemkab Karawang berharap dukungan anggaran dan bantuan alat produksi dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan usaha, serta memperluas peluang pasar.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut