Puluhan Warga Bersama Pemerintah Gotong Royong Bersihkan Ceceran Minyak di Pesisir Cemarajaya
Sampel limbah telah diserahkan untuk pemeriksaan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dan Sucofindo.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah karakteristik limbah memiliki keterkaitan dengan operasional PHE ONWJ atau berasal dari sumber lainnya.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh sebelumnya meminta masyarakat dan seluruh pihak tidak terburu-buru menyimpulkan sumber limbah sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
“Uji laboratorium ini ditargetkan rampung dalam 4 hingga 5 hari ke depan, jadi semua pihak diharapkan tidak berspekulasi terlebih dahulu,” ujar Aep, Rabu (26/8/2026).
PHE ONWJ turut memfasilitasi kegiatan pembersihan ceceran minyak di pesisir Cemarajaya. Perusahaan menyebut dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menindaklanjuti permintaan pemerintah desa dan arahan pemerintah daerah.
Manager Communication Relations & CID Regional Jawa PHE ONWJ, Pinto Budi Bowo Laksono, mengatakan perusahaan telah melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui kemungkinan sumber ceceran minyak.
“Dukungan penuh terhadap pembersihan ini diberikan PHE ONWJ, meskipun serangkaian pengujian komprehensif dan pengecekan operasi menunjukkan bahwa ceceran minyak tersebut tidak berasal dari fasilitas produksi perusahaan,” ujar Pinto.
Menurutnya, hasil pemodelan lintasan tumpahan atau motum trajektori dari titik penemuan, ditambah penyisiran laut dan udara selama tiga hari berturut-turut, tidak menemukan indikasi kebocoran dari fasilitas operasi PHE ONWJ.
Editor : Frizky Wibisono