FKIP UNSIKA Lepas 642 Mahasiswa PLP dan FUB 2026, 10 Mahasiswa Berangkat ke Thailand
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) resmi melepas 642 mahasiswa untuk mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Field University-Based (FUB) Nasional, dan FUB Internasional Tahun 2026.
Pelepasan dilaksanakan secara hybrid di Galeri Bale Indung Nyi Pager Asih, Kompleks Pemda Karawang, Rabu (1/7/2026), dengan melibatkan 66 sekolah dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sebagai mitra pelaksanaan program.
Dekan FKIP UNSIKA, Prof. Dr. H. Sutirna, S.Pd., M.Pd., mengatakan program PLP dan FUB merupakan tahapan penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan mengajar sekaligus mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah.
“Melalui program ini kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di sekolah maupun lembaga pendidikan,” kata Sutirna.
Ia menjelaskan, pengalaman langsung di lapangan menjadi bekal penting bagi calon guru agar memiliki kompetensi akademik, profesional, sekaligus karakter yang kuat sebelum memasuki dunia kerja.
Menurutnya, FKIP UNSIKA terus berkomitmen mencetak lulusan yang profesional, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“FKIP UNSIKA berkomitmen mencetak lulusan yang profesional, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan melalui berbagai program penguatan kompetensi,” ujarnya.
Dari total 642 peserta, sebanyak 429 mahasiswa mengikuti Program PLP, 193 mahasiswa mengikuti FUB Nasional di wilayah Karawang, 10 mahasiswa menjalani FUB Nasional di luar Karawang dengan penempatan di Parigi dan Lombok, serta 10 mahasiswa mengikuti FUB Internasional.
Mahasiswa yang mengikuti FUB Internasional akan melaksanakan kegiatan akademik di Thammasat University dan Mae Fah Luang University, Thailand, sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik dan memperkuat jejaring internasional.
Sutirna berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan program di sekolah maupun perguruan tinggi mitra.
“Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk menjadi pendidik yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa mendatang,” tutupnya.
Editor : Frizky Wibisono