get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

Santri di Karawang Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal dan Disiram Air Panas, Polisi Periksa 8 Saksi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:36 WIB
header img
Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Cep Wildan. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kasus dugaan salah sasaran yang melibatkan sejumlah oknum petugas Linmas terhadap dua santri di Kabupaten Karawang masih terus didalami Polresta Karawang. Hingga kini, kedua korban masih menjalani perawatan medis akibat luka bakar yang diduga disebabkan siraman air panas.

Peristiwa tersebut terjadi saat kedua santri dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan haul dan tawasulan di wilayah Cikangkung, Kecamatan Rengasdengklok. Keduanya telah menjalani perawatan selama tiga hari karena mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Berdasarkan keterangan keluarga, rombongan santri sempat terpisah dalam perjalanan pulang. Dua korban yang berboncengan sepeda motor melintasi jalan yang minim penerangan saat melintas di dekat sebuah pos ronda.

Saat itu, sejumlah oknum Linmas diduga mengira kedua santri sebagai pelaku begal yang sedang dikejar warga. Teriakan “begal” membuat korban panik dan mempercepat laju kendaraannya. Tak lama kemudian, keduanya diduga disiram air panas hingga mengalami luka bakar.

Ibu salah satu korban, Nurjanah, berharap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami berharap pelaku bertanggung jawab atas apa yang terjadi kepada anak kami, dan kepolisian bisa mengusut kasus ini sampai tuntas,” ujar Nurjanah.

Sementara itu, Polresta Karawang memastikan laporan terkait peristiwa tersebut telah ditangani dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Kasi Humas Polresta Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan penyidik telah memeriksa delapan orang saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

“Saat ini penyidik telah memeriksa delapan orang saksi. Kami masih mendalami keterangan para saksi untuk mengetahui siapa saja yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut,” kata Cep Wildan, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan dengan mengumpulkan alat bukti serta mendalami seluruh keterangan saksi.

“Kami masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh keterangan yang ada. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan dan tidak berspekulasi. Penanganan perkara ini akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Polresta Karawang memastikan akan menangani perkara tersebut secara profesional hingga seluruh fakta terungkap dan pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut