Saksi Ungkap Detik-detik Dua Anak Tenggelam di Bekas Galian Empang di Karawang
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Suasana duka menyelimuti Perumahan Puri Raya Residence, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, setelah dua anak meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di bekas galian empang, Rabu, (15/7/2026).
Peristiwa nahas itu melibatkan tiga anak yang masuk ke dalam kolam bekas galian. Selasa,(14/7/2026). Satu anak perempuan berhasil diselamatkan, sementara dua anak laki-laki meninggal dunia meski sempat mendapatkan pertolongan dan penanganan medis.
Salah seorang saksi mata, Reni, mengungkapkan lokasi tersebut memang kerap dijadikan tempat bermain dan berenang oleh anak-anak, terutama pada siang hari. Awalnya, warga mengira korban bukan berasal dari lingkungan perumahan.
“Anak-anak yang sering berenang di sini biasanya dari luar kawasan Perumahan Puri Raya. Makanya kami sempat mengira korban juga bukan warga sini. Setelah diketahui identitasnya, ternyata dua anak yang meninggal justru warga Perumahan Puri Raya,” ujar Reni, Rabu,(15/7/2026).
Menurutnya, kepanikan langsung terjadi ketika terdengar teriakan meminta pertolongan dari lokasi kejadian. Warga yang berada di sekitar lokasi tanpa menunggu lama bergegas turun untuk melakukan penyelamatan.
“Begitu ada yang berteriak minta tolong, warga langsung turun membantu mengangkat korban dari sungai. Semua berusaha menyelamatkan mereka secepat mungkin,” katanya.
Berdasarkan video yang beredar, warga bersama petugas mengevakuasi ketiga korban dari dalam kolam sebelum memberikan pertolongan pertama dan membawa mereka ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban selamat diketahui bernama Aqila (8) dan kini dalam kondisi stabil. Sementara dua korban lainnya, Dirga (7) dan Adit (5), tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, saat kejadian terdapat lima anak yang bermain di lokasi.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, lima anak bermain di lokasi. Tiga di antaranya berenang, sementara dua lainnya berada di darat,” ujar Cep Wildan.
Ia menjelaskan, warga bersama petugas segera melakukan penyelamatan setelah menerima laporan. Seorang anak perempuan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan dua anak laki-laki ditemukan di dasar kolam.
“Korban meninggal berinisial RDP (7) dan AES (6), sedangkan korban selamat ANP (8),” ucapnya.
Polisi telah memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama BPBD serta unsur terkait. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi.
Cep Wildan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di lokasi berisiko seperti bekas galian atau kolam,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono