Lapas Karawang Ajak Siswa SD Belajar Ketahanan Pangan Lewat Edu Trip di LASKAR Farm
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang terus membuka ruang edukasi bagi masyarakat melalui program Edu Trip di LASKAR Farm, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) milik Lapas.
Kali ini, puluhan siswa SD Islam Terpadu (SDIT) LAMPU IMAN Karawang diajak mengenal langsung dunia pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai bagian dari edukasi ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mengenalkan pentingnya ketahanan pangan kepada anak-anak sejak usia dini sekaligus memperlihatkan hasil pembinaan kemandirian yang dijalankan di dalam lapas.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari lapangan. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga melihat dan mempraktikkan sendiri bagaimana proses menghasilkan pangan. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan ketahanan pangan,” ujar Ma’ruf.
Menurutnya, LASKAR Farm tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan warga binaan, tetapi juga dikembangkan menjadi wahana edukasi bagi masyarakat.
“Kami juga ingin menunjukkan bahwa program pembinaan di Lapas mampu menghasilkan kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak berkeliling ke berbagai area budidaya di LASKAR Farm. Mereka turun langsung ke sawah untuk belajar menanam padi dan menyiram tanaman sambil mengenal proses produksi pangan dari hulu.
Rombongan kemudian mengunjungi peternakan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Di lokasi ini, siswa melihat proses penetasan telur menggunakan mesin inkubator, memberi pakan ayam, hingga memanen telur secara langsung.
Perjalanan edukasi berlanjut ke kandang sapi dan domba Dorper. Anak-anak mendapat penjelasan mengenai cara pemeliharaan ternak sekaligus mencoba memberi susu kepada anakan domba.
Di sektor perikanan, para peserta dikenalkan dengan budidaya ikan di kolam tanah. Mereka juga mengikuti kegiatan memberi pakan dan memancing bersama yang menjadi salah satu sesi paling diminati.
Sebagai penutup, para siswa mengikuti lomba mewarnai bertema pertanian dan lingkungan. Lapas Karawang juga memperkenalkan berbagai produk hasil pembinaan warga binaan, seperti kopi dan roti, yang menjadi bagian dari program kemandirian di dalam lapas.
Melalui program Edu Trip tersebut, Lapas Karawang berharap edukasi mengenai pertanian dan ketahanan pangan dapat ditanamkan sejak dini sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pembinaan yang dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.
“Ke depan kami berharap program Edu Trip ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah. Semoga pengalaman yang didapat hari ini bisa menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap pertanian, peternakan, perikanan, serta membangun kesadaran bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutup Ma’ruf.
Editor : Frizky Wibisono