Perpanjangan PCMB SPMB Jabar Tuai Protes, Orangtua Keluhkan Posisi Anak Tergeser
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Perpanjangan masa Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Jawa Barat Tahun Ajaran 2026/2027 hingga Selasa (9/6/2026) pukul 21.00 WIB menuai protes dari sejumlah orang tua calon murid di Karawang.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Nota Dinas Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Nomor 28108/TU.03/SEKRE tertanggal 8 Juni 2026. Selain memperpanjang masa input data PCMB, Disdik Jabar juga memperpanjang proses verifikasi, validasi, dan seleksi sistem hingga 10 Juni 2026 pukul 21.00 WIB.
Sejumlah wali murid mengaku kecewa karena perubahan jadwal dilakukan saat proses pendaftaran masih berlangsung.
Salah satu wali murid, Silvan Daniel Sitorus, menilai perpanjangan waktu membuat posisi calon siswa dalam sistem seleksi kembali berubah dan mengurangi kepastian hasil yang sebelumnya sudah diperoleh.
“Kami kecewa karena timeline awal sudah ditetapkan. Setelah diperpanjang, posisi adik saya terus tergeser. Padahal kalau sesuai jadwal sebelumnya, peluangnya sudah cukup aman,” kata Silvan, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, Disdik Jabar perlu menjelaskan secara terbuka alasan perpanjangan waktu tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Keluhan serupa disampaikan Dedi, wali murid lainnya. Ia mengaku bingung karena posisi anaknya yang sebelumnya berada di zona aman kini turun setelah masa pemetaan diperpanjang.
“Sudah sering ada kendala saat pendaftaran, sekarang waktunya diperpanjang. Anak saya yang tadinya aman jadi tergeser. Kami jadi bertanya-tanya patokan sistemnya seperti apa,” ujarnya.
Menanggapi protes tersebut, Humas Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Jawa Barat Wilayah IV, Naufal Ridwan, menegaskan perpanjangan bukan disebabkan kegagalan sistem.
Menurutnya, kebijakan itu diambil untuk memberikan kesempatan kepada calon murid yang masih mengalami kendala administrasi maupun proses verifikasi data.
Editor : Frizky Wibisono