get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

Mentan Sidak Gudang Bulog di Karawang, Pastikan Stok Nasional Aman

Kamis, 23 April 2026 | 13:19 WIB
header img
Mentan Amran Sidak Gudang Bulog di Karawang, Pastikan Stok Nasional Aman. Foto : iNewskarawang.id/Nurul Rahma Amalia

KARAWANG, iNEWSKarawang.id Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang beras di kawasan Pergudangan Genesis, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (23/4/2026).

Dalam sidak tersebut, Amran memastikan ketersediaan stok beras sesuai dengan data yang dilaporkan. Ia menyebut, kapasitas gudang yang disewa pemerintah di Karawang ini mencapai 102 ribu ton, dengan efektivitas penyimpanan sekitar 80 ribu ton.

“Stok yang ada di gudang ini sesuai dengan laporan. Ini penting untuk memastikan cadangan beras nasional dalam kondisi aman,” ujar Amran di lokasi.

Selain memeriksa stok, sidak juga dilakukan untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar serta mencegah adanya penyimpangan dalam pengelolaan.

“Distribusi harus lancar dan tidak boleh ada penyimpangan. Kita akan terus lakukan pengawasan secara berkala,” tegasnya.

Secara nasional, pemerintah telah menyewa gudang dengan total kapasitas mencapai 2 juta ton dan telah terisi penuh. Untuk mengantisipasi peningkatan produksi, pemerintah kembali menambah sewa gudang sekitar 1 juta ton.

“Produksi meningkat, serapan maksimal, dan gudang kita siapkan. Ini bagian dari kesiapan pemerintah menjaga stok,” ujarnya.

Menurutnya, penyewaan gudang menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengantisipasi peningkatan produksi sekaligus memperkuat cadangan beras nasional.

“Kita harus siap menghadapi lonjakan produksi. Karena itu, pemerintah menyewa gudang untuk memastikan semua hasil panen bisa tertampung dengan baik,” katanya.

Amran juga mengungkapkan, stok beras nasional saat ini mencapai 5,198 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Per hari ini pukul 08.55, stok beras Indonesia 5.198.000 ton. Ini pertama kali terjadi sepanjang sejarah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja lintas sektor, mulai dari Kementerian Pertanian, Bulog, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga peran petani dan masyarakat.

Stok beras yang melimpah menjadi indikator kuat ketahanan pangan nasional, bahkan di tengah potensi ancaman seperti perubahan iklim.

Amran juga membuka akses bagi publik dan media untuk mengecek langsung kondisi gudang sebagai bentuk transparansi data pemerintah.

“Silakan cek langsung ke gudang. Tidak mungkin kami menyampaikan angka tanpa data riil karena ini menyangkut anggaran besar dan konsekuensi hukum,” tegasnya.

Dengan stok yang melimpah, pemerintah optimistis stabilitas pasokan dan harga beras di dalam negeri dapat terus terjaga.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut