Komunitas, Pemerintah, dan Industri Bersatu Dukung Kemandirian Ekraf Difabel di Karawang
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kreasi Tuli Indonesia menggelar pelatihan wirausaha bagi penyandang disabilitas dan buka bersama.
Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Cimanuk, Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Senin (9/3/2026).
Dalam kegiatan ini diikuti puluhan peserta disabilitas dari berbagai wilayah di Karawang beserta mintra yang telah mendukung mulai dari Disparpora Karawang, Pertama EP dan Astra Daihatsu Motor.
Rangkaian acara meliputi pemberian materi tentang kewirausahaan bagi teman-teman disabilitas, permainan interaktif, hingga buka puasa bersama.
Perwakilan CSR Astra Daihatsu Motor, Yazid Alfaizun, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas agar memiliki keterampilan dan kemandirian ekonomi.
“Kami ingin teman-teman disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, termasuk dalam bidang wirausaha. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka dapat memiliki bekal untuk memulai usaha secara mandiri,” ujar Yazid.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan komunitas menjadi salah satu cara efektif untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.
“Kami percaya kolaborasi dengan komunitas seperti Kreasi Tuli Indonesia dapat memberikan dampak yang lebih nyata bagi pemberdayaan teman-teman disabilitas,” katanya.
Sementara itu, Founder Kreasi Tuli Indonesia, Inaraya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Astra Daihatsu Motor yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Astra Daihatsu Motor. Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus ajang silaturahmi bagi teman-teman disabilitas, khususnya komunitas tuli di Karawang,” kata Inaraya.
Menurutnya, pelatihan kewirausahaan penting diberikan agar penyandang disabilitas memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang mendapatkan akses pelatihan dan kesempatan untuk berkembang.
“Kami ingin teman-teman disabilitas tidak hanya bergantung pada orang lain, tetapi juga mampu berkarya dan membuka peluang usaha sendiri,” tukasnya.
Editor : Frizky Wibisono