Lewat IJTI Akademi 2026, Puluhan Pelajar Purwasuka Asah Kemampuan Jurnalistik dan Public Speaking
PURWAKARTA, iNEWSKarawang.id – Puluhan pelajar SMA, SMK, dan MA dari Purwakarta, Subang, dan Karawang mengikuti pelatihan jurnalistik dan public speaking bertajuk IJTI Akademi 2026 yang digelar Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka di Bale Sawala Yudistira, Kompleks Pemkab Purwakarta.
Mengusung tema “Membangun Masa Depan Generasi Muda yang Melek Media dan Kritis Terhadap Informasi”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi media dan kemampuan komunikasi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Ketua IJTI Korda Purwasuka, Dian Firmansyah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam membekali pelajar dengan kemampuan yang relevan di era digital.
“Kami berbagi hard skill kepada adik-adik pelajar sebagai bentuk tanggung jawab organisasi untuk mendampingi Generasi Z. Di sini mereka belajar memproduksi konten, khususnya berita, sekaligus mengembangkan soft skill yang dimiliki,” kata Dian, Jumat (12/6/2026).
Selain mendapatkan materi jurnalistik, broadcasting, sinematografi, dan public speaking, para peserta juga diajak mempraktikkan langsung proses produksi berita di lapangan.
Sejumlah narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Anggota Dewan Pers Muhammad Jazuli, presenter televisi Anisha Dasuki, sinematografer Ara Haiban Zulkarami, dan MC profesional Khusnul Latifa.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Purwakarta, Agung Darwis Suriaatmadja, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kemampuan memahami dan memverifikasi informasi menjadi keterampilan penting untuk menghadapi tantangan era digital.
“Pemerintah Kabupaten Purwakarta mendukung berbagai program peningkatan literasi digital dan media sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Agung.
Salah satu peserta, Putri Nur Fakhriyani, siswi kelas X SMAN 1 Wanayasa Purwakarta, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti pelatihan.
“Workshop kali ini seru banget. Semua pemateri menyampaikan materi dengan menarik dan interaktif, jadi tidak membosankan. Kami juga langsung praktik membuat video berita sehingga ilmunya bisa langsung diterapkan,” katanya.
Menurut Putri, materi yang diberikan sangat bermanfaat untuk mendukung aktivitasnya di sekolah, terutama dalam organisasi dan pengelolaan media informasi.
“Saya jadi semakin sadar bahwa dunia digital itu sangat luas. Kita tidak hanya harus bisa berbicara di depan publik, tetapi juga harus bijak menggunakan media sosial dan memahami informasi yang kita terima maupun bagikan,” ujarnya.
Melalui IJTI Akademi 2026, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi muda yang kritis terhadap informasi, kreatif dalam berkarya, serta bertanggung jawab dalam memanfaatkan media digital.
Editor : Frizky Wibisono