Ngamuk Bawa Golok, Pria ODGJ di Kotabaru Karawang Lukai Tiga Warga
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Seorang pria berinisial IM (31) diduga membacok tiga warga di Kampung Sukaseuri Barat, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, pada Jumat (20/2/2026).
Pelaku yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut secara tiba-tiba melakukan aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan para korban mengalami luka.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat pelaku berada di lokasi kejadian.
“Pelaku secara tiba-tiba menyerang korban pertama, Ahmad Fauzi (25), yang tengah melintas menggunakan sepeda motor dengan mengayunkan golok hingga mengenai tangan korban,” ujar Cep Wildan. Sabtu,(21/2/2026).
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menyerang korban kedua, Apandi (52), yang saat itu sedang berjalan kaki hingga mengalami luka sabetan di bagian kepala belakang.
Aksi pelaku berlanjut saat ia mencoba membacok korban ketiga, Siti Anisah (31), yang sedang berjalan sambil menggendong anaknya yang masih berusia tiga tahun.
“Beruntung, sabetan golok tersebut mengenai payung yang dibawa korban terlebih dahulu sebelum sampai ke punggung korban,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Siti Anisah terjatuh ke aspal dan mengalami luka memar di bagian wajah.
Melihat aksi berbahaya pelaku, warga sekitar langsung bereaksi cepat dan berhasil melumpuhkan IM dengan cara mengikat tangan dan kaki menggunakan tali tambang serta menutup mulut pelaku menggunakan lakban.
“Warga kemudian mengevakuasi pelaku menggunakan ambulans milik Desa Sarimulya menuju Polsek Kotabaru sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Karawang,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan tambahan, pihak kepolisian bersama petugas kesehatan Desa Jomin Timur selanjutnya membawa IM ke RSJ Cisarua, Bandung, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya.
“Saat ini kami telah mengamankan barang bukti berupa satu bilah golok bergagang kayu warna hitam dan masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono