MUI Karawang Ingatkan Kesederhanaan dalam Tradisi Bukber
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Tradisi buka puasa bersama atau bukber menjadi salah satu kegiatan yang identik dengan bulan suci Ramadan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga dinilai memiliki nilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan tidak berlebihan.
Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Karawang, Tajudin Noor, menyampaikan bahwa buka puasa bersama merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Hal tersebut karena kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian antar sesama.
“Bukber itu bagus karena selain ibadah, juga mempererat silaturahmi. Apalagi jika diisi dengan kegiatan positif seperti tausiah atau doa bersama,” ujarnya.
Namun demikian, Tajudin mengingatkan agar kegiatan buka puasa bersama tidak dilakukan secara berlebihan. Ia menilai, fenomena konsumsi berlebihan dan pemborosan sering terjadi, sehingga justru bertentangan dengan nilai kesederhanaan yang diajarkan dalam Ramadan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjadikan kegiatan buka puasa bersama sebagai sarana berbagi, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan hanya sekadar kumpul atau gaya hidup. Lebih baik diisi dengan berbagi kepada fakir miskin, anak yatim, atau mereka yang membutuhkan,” katanya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga niat dalam setiap kegiatan Ramadan, termasuk buka puasa bersama. Menurutnya, kegiatan tersebut harus tetap berorientasi pada ibadah, bukan sekadar ajang hiburan.
Tajudin berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat hubungan dengan sesama, sehingga tercipta keseimbangan antara ibadah kepada Allah dan kepedulian sosial.
“Kita harus menjaga keseimbangan antara hablum minallah dan hablum minannas. Semakin baik hubungan dengan sesama, maka semakin sempurna ibadah kita,” tegasnya.
Editor : Frizky Wibisono