Pemprov Jabar Dorong Kolaborasi Industri-Pendidikan, Dongkrak Serapan Lulusan SMK di Karawang
Di SMKN 3 Karawang, Program Sharp Class diikuti oleh 25 siswa terpilih dengan fokus pada kompetensi perawatan dan layanan Air Conditioner (AC), bidang yang masih memiliki permintaan tenaga kerja cukup tinggi di sektor elektronik dan jasa.
Customer Satisfaction Head Division PT Sharp Electronics Indonesia, Lise Tiasanty, mengatakan Sharp Class merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja.
“Sharp Class bukan sekadar pelatihan, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak lulusan vokasi yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Lise.
Program Sharp Class berlangsung selama dua bulan dengan kurikulum berbasis kebutuhan industri. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali soft skill seperti pelayanan pelanggan, komunikasi profesional, etos kerja, serta dasar kewirausahaan.
Sementara itu, Kepala SMKN 3 Karawang, Ade Mardiah Hayati, menilai Sharp Class sebagai model kolaborasi ideal dalam penguatan pendidikan vokasi.
“Program ini memberi pengalaman belajar yang relevan dengan dunia kerja. Keterlibatan langsung tenaga profesional Sharp membantu siswa memahami standar industri secara nyata,” ujarnya.
Editor : Frizky Wibisono