Kostrad TNI AD Laporkan Dugaan Perburuan Liar Macan Tutul Jawa di Karawang
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) bersama Kostrad TNI AD dan Perhutani resmi melaporkan dugaan penembakan macan tutul di kawasan Pegunungan Sanggabuana ke Polres Karawang, Jumat (23/1/2026).
Laporan tersebut didasarkan pada temuan ilmiah hasil pemantauan kamera jebak (camera trap) yang menunjukkan adanya indikasi perburuan satwa liar di kawasan hutan lindung Pegunungan Sanggabuana.
Dansattar Menlatpur Kostrad, Wisnu B, menjelaskan bahwa sejak Februari 2025 pihaknya bersama SCF telah melakukan pendataan populasi macan tutul melalui metode ilmiah dengan pemasangan puluhan kamera trap di kawasan tersebut.
“Enam bulan pertama data sudah kami ambil dan dianalisis. Dari hasil identifikasi pola tutul, ditemukan sekitar 19 individu macan tutul di Pegunungan Sanggabuana,” ujar Wisnu.
Kamera trap kemudian direlokasi pada Oktober 2025 untuk melanjutkan pemantauan. Dari hasil rekaman lanjutan, tim menemukan seekor macan tutul dengan kondisi kaki terluka dan tubuh yang semakin kurus. Selain itu, kamera trap juga merekam aktivitas orang yang diduga pemburu di lokasi yang sama.
“Di kamera trap terekam beberapa kali aktivitas pemburu, bahkan ada yang mencoba melepas kamera meski sudah diberi label kepemilikan. Atas dasar itu kami melaporkan dugaan perburuan ini ke Polres Karawang,” katanya.
Editor : Frizky Wibisono