get app
inews
Aa Text
Read Next : Solusi Sehat Mama Muda Nikita Willy, Masak Nasi Low Sugar dengan Rice Cooker Terbaru

Libur Nataru 2025, Kunjungan Wisatawan ke Karawang Tembus 17.330 Orang

Jum'at, 02 Januari 2026 | 20:34 WIB
header img
Green Canyon Karawang. Foto : Istimewa.

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 berdampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat Kabupaten Karawang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karawang, Abas Sudrajat, menyampaikan bahwa hingga 1 Januari 2026 jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Karawang mencapai 17.330 orang. Angka tersebut meningkat 12,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat sebanyak 15.217 wisatawan.

“Peningkatan kunjungan ini berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal, terutama sektor UMKM, perhotelan, kuliner, dan jasa pendukung pariwisata,” kata Abas, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, tren wisata Nataru tahun ini menunjukkan perubahan pola konsumsi masyarakat. Wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga aktif membelanjakan uang untuk akomodasi, makanan, cenderamata, hingga hiburan keluarga.

Abas menuturkan, kawasan Karawang Selatan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi pariwisata. Destinasi wisata alam seperti Curug Cigentis, Green Canyon Karawang, serta kawasan glamping di perbukitan Sanggabuana mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, mulai dari homestay, warung makan, pemandu wisata, hingga jasa parkir dan transportasi lokal.

“Dampak ekonominya sangat terasa. Banyak pelaku UMKM di sekitar destinasi wisata mengalami peningkatan omzet selama libur panjang,” ujarnya.

Selain wisata alam, sektor wisata buatan dan perkotaan juga berkontribusi besar. Sejumlah waterpark di kawasan Galuh Mas dan Summarecon Emerald Karawang mencatatkan lonjakan kunjungan tertinggi seiring promosi dan gelaran acara akhir tahun.

Dari sisi akomodasi, tingkat hunian hotel di pusat kota dan kawasan industri Karawang sepanjang Desember 2025 tercatat di atas 90 persen. Kondisi ini turut mendorong penyerapan tenaga kerja temporer dan peningkatan pendapatan sektor jasa.

“Pariwisata Karawang kini mulai terintegrasi dengan industri hiburan dan ekonomi kreatif, ditandai dengan berbagai event hotel yang menghadirkan artis nasional dan paket keluarga malam tahun baru,” kata Abas.

Ia menambahkan, kolaborasi kegiatan budaya dan bazar UMKM saat malam pergantian tahun di Lapangan Karangpawitan menjadi bukti nyata peran pariwisata sebagai pengungkit ekonomi rakyat.

Meski demikian, Abas mengakui sektor wisata pantai di wilayah utara Karawang masih menghadapi tantangan akibat cuaca ekstrem dan kenaikan air laut. Ke depan, Disparpora akan fokus pada perbaikan sarana dan prasarana agar dampak ekonomi pariwisata dapat dirasakan lebih merata.

“Pantai tetap diminati wisatawan, dan akan terus kami benahi agar kontribusinya terhadap ekonomi masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut