Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Karrasi19 Asal Karawang Tembus Pasar Nigeria, Olah Limbah Industri Jadi Produk Kreatif
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Miliki 5 Rudal Penghancur yang Ditakuti Dunia

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:31 WIB
  • author Rifqa Nisyardhana , Okezone
Indonesia Miliki 5 Rudal Penghancur yang Ditakuti Dunia
Foto: Antara

3. Rudal Mistral

TNI Angkatan Darat (AD) memiliki rudal mistral sebagai alutsista mereka. Rudal ini memiliki jarak tembak 6.000 m dengan ketinggian 3.000 m.

Selain itu, multi shot kill probability sasaran pesawat udara yang dimiliki rudal ini lebih dari 75% dengan akurasi tembakan 99,8%.

Rudal ini merupakan jenis multi purpose combat vehicle (MPCV). Kecepatan misilnya 2,5 mach yang dilengkapi dengan senjata otomatis 12,7 mm.

4. Rudal Yakhont P 800

Rudal buatan Rusia ini dimiliki oleh TNI Angkatan Laut (AL). Selain Indonesia, rudal Yakhont P 800 hanya dimiliki oleh Vietnam, India, dan Suriah.

Jangkauan yang dapat dicapai oleh rudal ini adalah 300 km dari tempat diluncurkan. Kecepatannya 2 mach yang lebih cepat dua kali dari suara.

Rudal ini memiliki sifat fire and forget. Jika sudah ditembakkan, ia akan mencari sasarannya sendiri dan kapal TNI-AL bisa langsung pergi dari lokasi.

5. Rudal Kh-59ME

Rudal ini digunakan oleh TNI-AU yang memiliki bobot 930 kg. Berat hulu ledak rudal Kh-59ME adalah 320 kg yang dipicu dengan sistem cluster atau shaped charge fragmentation.

Sama seperti rudal Yakhont P 800, rudal ini juga memiliki sifat fire and forget. Ia dapat terbang sejauh 115 km dengan kecepatan sub sonic 0,72-0,88 Mach.

Selain Indonesia, rudal ini juga dipakai oleh negara Malaysia, Vietnam, Rusia, China, Aljazair, Venezuela, dan Korea Utara.

Demikian penjabaran lima rudal penghancur milik Indonesia.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut