Keutamaan Doa dan Sejarah Sapu Jagat

Puti Aini Yasmin
.
Jum'at, 23 September 2022 | 13:07 WIB
Ilustrasi Berdoa (Foto : Freepik)

Sedangkan, jika yang dimaksud kebahagiaan di akhirat, maka makbulnya doa akan merasakan kebahagiaan hakiki kelak di surga. Maka dari tiu, banyak ulama yang menyarankan untuk membaca doa sapu jagat.

Sejarah Doa Sapu Jagat
Dalam hadist riwayat Imam Bukhari, Rasulullah SAW diketahui tidak pernah meninggalkan doa sapu jagat. Bahkan, Nabi Muhammad membiasakan diri dengan membaca doa "Ya Tuhan kami, beri lah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (doa sapu jagat)

Sahabat Anas bin Malik juga selalu berdoa dengan doa sapu jagat. Apabila ia mendoakan seseorang juga memanjatkannya dengan doa sapu jagat.

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan hadist dengan jalur sanad: ayahku telah menceritakan kepada kami hadistnya Abu Nu'aim, Abdus Salam bin Syadad telah menceritakan kepada kami, ia berkata

"Pada suatu saat saya sedang duduk bersama Anas bin Malik, maka Tsabit berkata kepadanya, "Sesungguhnya saudara-saudaramu menginginkan agar engkau mendoakan mereka." Kemudian, Anas pun berdoa "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka" (doa sapu jagat)

Semoga kita semua bisa mengamalkan doa sapu jagat di atas ya!

Editor : Boby
Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini