Banyak Masyarakat Karawang Mengidap HIV, Aktivis Minta Pemkab Buat Aturan Tes HIV Pra Nikah

Iqbal Maulana Bachtiar
.
Kamis, 22 September 2022 | 14:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: istimewa)

Karawang, iNewsKarawang.id - Sebanyak 260 Ibu Rumah Tangga (IRT) dan 43 Balita di Kabupaten Karawang terdeteksi virus HIV. Hal tersebut disampaikan oleh aktivis pencegahan dan perawatan penyakit menular seksual, Iwan Somantri Amintapradja, Selasa,(22/9/2022) 

"Ini sudah keadaan genting, bukan hanya IRT dan balita saja, melainkan ada juga 42 Usia produktif yang diantaranya 33 Putra dan 9 Putri di Kabupaten Karawang yang terdeteksi virus HIV. Dan masih banyak lagi diluar sana yang belum terdekteksi," Ungkapnya, Selasa,(22/9/2022) 

"43 itu angka akumulasi balita terdeteksi HIV sejak tahun 1995, Sekarang mereka ada yg sudah beranjak remaja dan dewasa," Sambungnya. 

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang harus sadar akan virus HIV yang bisa menjadi bom waktu jika tidak ditangani dengan baik dan benar, "Kita lihat, Pemimpin kita seorang dokter, seharusnya bisa lebih sadar akan bahaya dari virus HIV ini," Ujarnya 

"Bukan hanya penyuluhan saja yang harus dilakukan, harus ada langkah tegas seperti aturan tes HIV saat ingin melakukan pernikahan atau dilakukan tes HIV secara serentak di Kabupaten Karawang," lanjutnya 

Selain itu, ia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karawang untuk melakukan tes HIV secara serentak di Bulan September ini. 

"Ini masih Bulannya Kabupaten Karawang, dalam rangka HUT Kabupaten Karawang yang ke-389, saya meminta kepada Pemimpin Kabupaten Karawang yang juga seorang Dokter untuk melakukan tes HIV serentak, mulai dari Pimpinan Pemkab Karawang, para Pejabat, Staff hingga ke tinggkat kecamatan dan Kelurahan lalu masyarakat di Kabupaten Karawang," Tegasnya 

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa, tes HIV ini guna mengetahui berapa jumlah sebenarnya pengidap HIV di Karawang. 

"Ini bukan persoalan satu atau dua orang saja, melainkan berkaitan dengan ribuan nyawa dan masa depan anak cucu kita ini. Dan jika Pemkab Karawang tidak mampu untuk melakukannya, saya dan rekan dari aktivis pencegahan dan perawatan penyakit menular seksual siap melakukannya," Pungkasnya

Editor : Frizky Wibisono
Bagikan Artikel Ini