KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang terus mendorong pemerataan akses pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas, termasuk layanan rawat inap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Saat ini, dari total 50 Puskesmas di Kabupaten Karawang, sebanyak 37 memiliki layanan rawat inap, sedangkan 13 lainnya merupakan Puskesmas non-rawat inap.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Karawang, La Ode Ahmad, mengatakan pengembangan pelayanan Puskesmas perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, kemampuan fasilitas kesehatan, serta standar pelayanan yang berlaku.
“Dari 50 Puskesmas di Kabupaten Karawang, sebanyak 37 merupakan Puskesmas dengan tempat perawatan, sedangkan 13 lainnya tidak memiliki layanan rawat inap,” ujar La Ode, Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, peningkatan mutu pelayanan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat peran Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dinkes Karawang terus melakukan pembinaan agar pelayanan yang tersedia dapat berjalan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.
Selain mendorong peningkatan layanan, Dinkes juga memperhatikan kualitas pelayanan melalui akreditasi Puskesmas. Saat ini, seluruh Puskesmas di Karawang telah terakreditasi, dengan rincian 46 berstatus paripurna dan empat berstatus utama.
La Ode mengatakan, capaian akreditasi tersebut perlu dipertahankan melalui peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Puskesmas yang telah berstatus paripurna diharapkan mampu menjaga kualitasnya, sementara fasilitas yang masih berstatus utama didorong untuk meningkatkan peringkat akreditasinya.
“Kami berharap Puskesmas yang sudah berstatus paripurna dapat mempertahankan capaiannya. Sementara yang masih berstatus utama, kami dorong agar bisa meningkat menjadi paripurna melalui pembinaan dan pendampingan,” katanya.
Ia menambahkan, upaya peningkatan pelayanan tidak hanya menyangkut status akreditasi, tetapi juga kemampuan setiap Puskesmas dalam memberikan layanan sesuai fasilitas dan tenaga kesehatan yang tersedia.
Dinkes Karawang berharap pembinaan berkelanjutan dapat meningkatkan mutu pelayanan di seluruh Puskesmas, baik yang memiliki layanan rawat inap maupun non-rawat inap.
“Tujuan kami adalah memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan sesuai kebutuhan. Karena itu, peningkatan kualitas layanan di seluruh Puskesmas terus menjadi perhatian,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
