JAKARTA, iNEWSKarawang.id – Menjaga kesehatan pencernaan penting dilakukan karena kondisi saluran pencernaan berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama, mengatakan kondisi tubuh yang mudah sakit atau gampang drop tidak selalu disebabkan oleh kurangnya asupan makanan. Kesehatan usus juga dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
“Teman-teman kenapa ya sekarang sepertinya banyak sekali yang gampang sakit, gampang drop? Padahal katanya makannya sudah cukup. Bisa jadi salah satu jawabannya ada di usus,” kata dr. Gia dalam unggahan Instagramnya, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Menurut dr. Gia, saluran pencernaan memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Di dalam usus juga terdapat mikrobiom yang terdiri dari triliunan bakteri yang perlu dijaga keseimbangannya.
Keseimbangan mikrobiom dapat terganggu oleh sejumlah kebiasaan sehari-hari, mulai dari kurang tidur, stres hingga pola makan yang tidak sehat.
“Begadang, stres, makan sembarangan, kurang serat. Karena pelan-pelan, gaya hidup seperti ini akhirnya mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus,” ujarnya.
Karena itu, menjaga kesehatan pencernaan dapat dimulai dari perubahan kebiasaan sehari-hari.
1. Perbanyak Asupan Serat
Serat menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Asupan serat dapat diperoleh dari berbagai makanan, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian.
Mengonsumsi makanan beragam dan kaya serat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus mendukung fungsi pencernaan.
2. Hindari Kebiasaan Begadang
Kurang tidur dan pola istirahat yang tidak teratur dapat memengaruhi kondisi tubuh.
Karena itu, menjaga waktu tidur dan istirahat tetap cukup dan teratur menjadi bagian dari pola hidup sehat.
3. Kelola Stres
Stres juga perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk pencernaan.
Berolahraga secara teratur, melakukan aktivitas yang menyenangkan dan menyediakan waktu untuk beristirahat dapat menjadi bagian dari upaya mengelola stres.
4. Perhatikan Pola Makan
Menjaga pencernaan tidak hanya berkaitan dengan seberapa banyak makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas dan keberagaman makanan.
Usahakan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang rendah serat.
5. Probiotik Bisa Menjadi Pilihan
Dr. Gia menyebut probiotik dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Namun, ia mengingatkan bahwa setiap jenis probiotik memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda.
Salah satu contoh yang disebutnya adalah Lactobacillus reuteri DSM 17938 yang telah diteliti secara klinis dan dikaitkan dengan sejumlah gangguan pencernaan, seperti kolik, diare dan sembelit.
Meski demikian, menjaga kesehatan usus tidak cukup hanya dengan mengandalkan probiotik.
Pola makan bergizi seimbang, tidur yang cukup, mengelola stres dan menerapkan pola hidup sehat tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
