KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto memimpin Rapat Koordinasi Kondusivitas Kawasan Industri bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Aula Polres Karawang, Senin (13/7/2026).
Pertemuan tersebut digelar untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi mendukung iklim investasi di Kabupaten Karawang.
Rapat dihadiri Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, Bupati Karawang Aep Syaepuloh beserta jajaran pejabat utama Polda Jawa Barat, Forkopimda Karawang, pelaku usaha, serta puluhan perwakilan Ormas dan LSM.
Dalam arahannya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa Karawang merupakan salah satu daerah tujuan investasi terbesar di Indonesia yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Menjaga iklim investasi yang aman, tertib, dan kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Ormas dan LSM, untuk mengedepankan dialog, musyawarah, serta penyelesaian setiap persoalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Pipit.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak menghindari tindakan yang dapat mengganggu aktivitas dunia usaha.
“Tidak boleh ada intimidasi, pemaksaan, pungutan liar, pemerasan, maupun tindakan melawan hukum yang berpotensi menghambat investasi. Polda Jawa Barat berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta menjamin kepastian hukum bagi para pelaku usaha dan investor,” tegasnya.
Kapolda menambahkan, Polda Jabar membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara santun, konstruktif, dan sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan Karawang memiliki posisi strategis sebagai lumbung padi nasional sekaligus salah satu pusat industri terbesar di Indonesia. Menurutnya, kedua sektor tersebut harus dijaga agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan setiap investasi yang masuk ke Karawang dapat berjalan dengan baik, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Aep.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karawang terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk menjaga proses rekrutmen tenaga kerja agar berlangsung transparan melalui layanan informasi lowongan kerja yang disediakan pemerintah daerah.
“Kami terus membangun sinergi bersama aparat penegak hukum, dunia usaha, Ormas, dan seluruh elemen masyarakat agar Karawang tetap aman, kondusif, berdaya saing, serta semakin dipercaya sebagai tujuan investasi,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, perwakilan Ormas dan LSM menyatakan komitmen mendukung terciptanya iklim investasi yang aman, tertib, kondusif, dan berkelanjutan. Mereka juga menegaskan kesiapan menjunjung tinggi hukum, mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta menolak segala bentuk intimidasi, pemerasan, pungutan liar, maupun tindakan melawan hukum yang dapat mengganggu aktivitas investasi.
Selain itu, Ormas dan LSM menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun hubungan yang harmonis antara masyarakat dan dunia usaha.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh peserta sepakat memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi untuk menjaga situasi kamtibmas agar Kabupaten Karawang tetap menjadi kawasan industri yang aman, kondusif, dan memiliki daya saing tinggi sebagai tujuan investasi nasional. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
