Pencaker Wajib Tahu, Ini 5 Tips Bedakan Lowongan Kerja Asli dan Palsu

Iqbal Maulana Bahtiar
Pencaker Wajib Tahu, Ini 5 Tips Bedakan Lowongan Kerja Asli dan Palsu. Foto : Ilustrasi

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang mengingatkan masyarakat, khususnya lulusan baru (fresh graduate) dan mahasiswa, agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan berkedok lowongan kerja

Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi mengatakan, Pencari kerja harus lebih kritis dalam memilah informasi agar tidak menjadi korban oknum yang memanfaatkan tingginya kebutuhan lapangan pekerjaan.

Selain itu, kata Rosmalia, proses rekrutmen yang resmi dilakukan langsung oleh perusahaan atau melalui instansi yang berwenang. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang atau menjanjikan pekerjaan secara instan.

“Jangan mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan. Gunakan logika saat menerima informasi lowongan kerja dan pastikan proses rekrutmen dilakukan melalui jalur yang resmi,” ujar Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi, Senin,(13/7/2026).

Untuk menghindari penipuan, Ia juga membagikan lima tips kepada para pencari kerja, yakni sebagai berikut :

Pertama, jangan pernah membayar biaya rekrutmen dalam bentuk apa pun. Rekrutmen resmi tidak memungut uang administrasi, biaya seragam, transportasi, maupun biaya lainnya.

Kedua, teliti lokasi wawancara kerja. Seleksi yang resmi umumnya dilaksanakan di kantor perusahaan, kawasan industri, atau instansi pemerintah, bukan di rumah pribadi, kontrakan, atau ruko yang mencurigakan.

Ketiga, gunakan platform lowongan kerja resmi yang disediakan pemerintah daerah agar terhindar dari informasi palsu yang banyak beredar di media sosial.

Keempat, manfaatkan Bursa Kerja Khusus (BKK) di sekolah maupun perguruan tinggi. BKK telah memiliki izin resmi dan menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan sehingga peluang kerja yang ditawarkan lebih terverifikasi.

Kelima, terus tingkatkan kompetensi diri melalui pelatihan, magang, maupun penguasaan bahasa asing dan keterampilan teknis agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Ia menilai kewaspadaan harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan agar pencari kerja tidak hanya terhindar dari penipuan, tetapi juga memiliki peluang lebih besar diterima bekerja.

“Selain berhati-hati terhadap modus penipuan, tingkatkan juga kompetensi. Semakin baik kemampuan yang dimiliki, semakin besar kesempatan memperoleh pekerjaan melalui proses rekrutmen yang resmi dan aman,” tutupnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network