KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pasca kebakaran panel listrik, sejumlah pelayanan di RSUD Kabupaten Karawang masih terhenti. Hal tersebut disampaikan Humas RSUD Karawang, Lutfhi, saat dihubungi iNEWSKarawang.id.
Dikatakan Lutfhi, kebakaran panel listrik tidak berdampak langsung terhadap keselamatan pasien karena lokasi panel berada jauh dari ruang perawatan.
“Dampak kebakaran tidak sampai ke pasien karena ruang panel terpisah dari ruang perawatan,” ujar Lutfhi, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, manajemen rumah sakit langsung melakukan langkah mitigasi dengan mengoperasikan genset mobile untuk memastikan layanan di ruang-ruang kritis tetap berjalan, seperti ICU, PICU, dan ruang perawatan anak.
“Ruang emergensi menjadi prioritas utama agar pelayanan kepada pasien tetap optimal,” katanya.
Lutfhi menjelaskan, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara masih dibatasi. Pasien dengan kondisi gawat darurat berat tetap ditangani, sedangkan pasien nonkritis diarahkan ke rumah sakit lain di wilayah Karawang.
Sejumlah layanan penunjang, seperti laboratorium dan radiologi, juga masih dihentikan sementara. Namun demikian, peralatan medis vital dan penyimpanan darah telah diamankan sesuai dengan prosedur.
“Pasien di ruang ICU dipastikan aman karena peralatan medis telah dilengkapi sistem UPS yang mampu bertahan hingga empat jam sebelum genset beroperasi penuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini RSUD Karawang masih mengandalkan genset di sejumlah ruang perawatan krusial. Untuk memulihkan aktivitas pelayanan di poli, pihak rumah sakit berencana menyewa genset dengan kapasitas yang lebih besar.
"Beberapa sudah kembali normal. Namun untuk poli-poli besar kita rencananya akan menyewa genset yang belih besar untuk memulihkan pelayanan," ucapnya.
Lutfhi juga mengungkapkan bahwa panel listrik yang terbakar merupakan instalasi lama yang telah digunakan sejak RSUD Karawang berdiri pada 2002–2003. Penggantian panel listrik tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan tahun ini dan akan segera dipercepat.
“Panel listrik ini memang sudah masuk rencana penggantian. Setelah kejadian ini, penggantian harus segera dilakukan,” tukasnya.
Sementara itu, pasokan listrik dari PLN ditargetkan kembali normal sekitar pukul 15.00 WIB setelah proses penyambungan kabel selesai dilakukan.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
