Kenali Sejak Dini! BNN Karawang Beberkan Ciri Perubahan Fisik dan Perilaku Pengguna Narkoba
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang mengungkap sejumlah tanda yang perlu diwaspadai masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Perubahan fisik dan perilaku menjadi hal yang dapat diperhatikan, meski tidak bisa dijadikan patokan untuk memastikan seseorang menggunakan narkoba.
Seksi Rehabilitasi BNNK Karawang, Ari Susia Dewanti, mengatakan tanda-tanda yang mungkin muncul pada seseorang dapat berbeda-beda, tergantung jenis zat yang digunakan, dosis, frekuensi penggunaan, serta kondisi tubuh masing-masing.
“Tidak ada satu ciri fisik khusus yang bisa memastikan seseorang menggunakan narkoba hanya dengan melihat penampilannya. Namun, perubahan fisik dan perilaku yang mencolok perlu diperhatikan,” ujar Ari, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, sejumlah perubahan fisik yang patut diwaspadai antara lain pola tidur dan nafsu makan yang berubah, penurunan atau kenaikan berat badan secara drastis, tubuh terlihat sangat lemas, gelisah, tremor, berkeringat berlebihan, serta perubahan koordinasi gerak dan cara berbicara.
Selain perubahan fisik, dugaan penyalahgunaan narkoba juga dapat disertai perubahan perilaku. Di antaranya, perubahan kepribadian secara mendadak, mudah marah, cenderung menutup diri, penurunan prestasi di sekolah atau pekerjaan, hingga munculnya masalah dalam keluarga.
“Kalau ada perubahan yang cukup mencolok, misalnya pola tidur berubah, kondisi fisik menurun, mudah marah, atau aktivitas sehari-hari terganggu, masyarakat dan keluarga perlu memberikan perhatian,” katanya.
Meski demikian, Ari mengingatkan bahwa perubahan tersebut tidak selalu berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Kondisi medis maupun masalah psikologis juga dapat menimbulkan gejala serupa.
Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menuduh atau memberikan stigma kepada seseorang hanya berdasarkan penampilan maupun perubahan perilakunya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, tetapi jangan langsung menghakimi seseorang sebagai pengguna narkoba. Perlu pendekatan yang baik dan pemeriksaan oleh tenaga profesional untuk mengetahui penyebab sebenarnya,” tegas Ari.
Ia juga mengimbau keluarga agar membangun komunikasi terbuka dengan anggota keluarga yang mengalami perubahan perilaku. Pendekatan secara persuasif dan tanpa menghakimi dinilai penting agar orang yang bersangkutan bersedia mencari bantuan.
“Jangan menunggu sampai masalah semakin berat. Jika ada kekhawatiran terkait dugaan penyalahgunaan narkoba, lakukan komunikasi secara baik dan arahkan untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional agar mendapatkan penanganan yang tepat,” pungkasnya.
BNNK Karawang berharap masyarakat semakin memahami tanda-tanda yang perlu diperhatikan sekaligus mengetahui pentingnya pemeriksaan dan penanganan yang tepat, termasuk layanan rehabilitasi apabila seseorang memang membutuhkan bantuan.
Editor: Frizky Wibisono